Timnas Spanyol dan Luis Enrique Resmi Berpisah, Ini Prestasi Terbaiknya Selama Melatih Tim Matador

Luis Enrique dan Timnas Spanyol resmi berpisah, Kamis (8/12/2022). Foto: Twitter/rfef
Luis Enrique dan Timnas Spanyol resmi berpisah, Kamis (8/12/2022). Foto: Twitter/rfef

POJOKSATU.ID, JAKARTALuis Enrique dipastikan tak lagi jadi Timnas Spanyol setelah Tim Matador disingkirkan Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2022.


Melalui keterangan resminya, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menyebut mereka tak memperpanjang kontrak mantan pelatih Barcelona tersebut.

Kontrak Luis Enrique sebagai pelatih Timnas Spanyol sejatinya kedaluwarsa pada akhir Desember ini.

RFEF mengucapkan banyak terima kasih atas kontribusi Enrique selama empat musim membesut Timnas Spanyol dari 2018 hingga 2022.


“Federasi ingin berterima kasih kepada Luis Enrique dan seluruh staf pelatihnya yang menangani Spanyol dalam beberapa tahun terakhir,” bunyi pernyataan RFEF dalam laman resmi.

BACA JUGA : 12 Fakta Kroasia vs Brasil Jelang Duel Perempat Final Piala Dunia 2022 : Ada Karma Selecao

“Manajemen telah memberikan laporan kepada Presiden RFEF terkait proyek baru yang harus dimulai untuk timnas dengan melanjutkan apa yang sudah dibangun Luis Enrique,” tambah pernyataan tersebut, Kamis (8/12).

Prestasi terbaik Luis Enrique selama menangani Spanyol ialah mengantar La Furia Roja menjadi runner up UEFA Nations League 2020/21.

Selain itu, Luis Enrique juga membawa Spanyol menembus semifinal EURO 2020.

BACA JUGA : Profil Walid Regragui, Pelatih Timnas Maroko yang Sukses karena Membahagiakan Orang Tua

Di Piala Dunia 2022, Spanyol sebenarnya tampil meyakinkan pada laga perdana Grup E dengan melibas Kosta Rika tujuh gol tanpa balas.

Lalu pada matchday 2, Tim Matador bermain imbang 1-1 lawan Jerman.

Namun pada laga terakhir, Spanyol di luar dugaan kalah 1-2 dari Jepang yang membuat mereka finis sebagai runner up.

BACA JUGA : Profil Yassine Bounou, Kiper Maroko yang Bikin Tim Matador Jadi Pecundang di Al Rayyan

Di babak 16 besar, Spanyol menghadapi juara Grup F, Maroko. Sempat bermain imbang 0-0 dalam waktu normal hingga babak perpanjangan waktu.

Tim besutan Luis Enrique akhirnya harus pulang kampung setelah kalah adu penalti 0-3. (jpnn/medil/pojoksatu)