Prediksi Jepang vs Kroasia 5 Desember, Samurai Biru Siap Goreskan Luka Baru

Prediksi Jepang vs Kroasia pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Al Janoub Stadium (Al Wakrah), Senin (5/12) malam WIB.
Prediksi Jepang vs Kroasia pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Al Janoub Stadium (Al Wakrah), Senin (5/12) malam WIB.

POJOKSATU.ID, AL WAKRAH – Prediksi Jepang vs Kroasia pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Al Janoub Stadium (Al Wakrah), Senin (5/12) malam.


Pertandingan Jepang vs Kroasia dijadwalkan kick off pukul 22.00 WIB dan akan pimpin wasit asal Amerika Serikat kelahiran Maroko, Ismail Elfath.

Siaran langsung Jepang vs Kroasia dapat Anda saksikan di SCTV dan Indosiar atau link live streaming Piala Dunia 2022 melalui Vidio.com.

Jepang baru saja ‘menghancurkan’ prediksi pra-turnamen dengan keluar sebagai juara Grup E yang dihuni dua mantan juara dunia, Jerman dan Spanyol, serta wakil CONCACAF Kosta Rika.


Kemenangan atas Spanyol pada laga pamungkas Grup E membuat Jepang mencatat sejarah di Piala Dunia.

BACA JUGA : Prediksi Inggris vs Senegal 5 Desember, Spirit Papa Diop

Tim Samurai Biru menjadi menjadi negara ketiga dalam sejarah Piala Dunia yang memenangkan dua pertandingan berbeda di satu turnamen di mana mereka kalah di babak pertama.

Sebelumnya dicatat Brasil pada 1938 dan Jerman Barat pada 1970. Kedua tim tersebut mencapai babak semifinal.

Jepang tentu saja tidak keberatan tertinggal sekali lagi pada laga besok malam jika hal yang sama pada akhirnya menghasilkan kemenangan lain.

Terutama karena Jepang mencari penampilan perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Sukses ini sebagian besar berkat kecerdikan sang pelatih Hajime Moriyasu membuat perubahan di tengah, dengan empat gol Jepang sejauh ini hasil kontribusi dari pemain pengganti (G3, A1).

BACA JUGA : Bursa Taruhan dan Prediksi Skor Prancis vs Polandia : Juara Bertahan Menang Mudah?

Runner-up Piala Dunia 2018, Kroasia sejauh ini tidak meyakinkan tetapi hasil imbang tanpa gol melawan Belgia pada hari Kamis sudah cukup untuk membuat mereka lolos sebagai runner up Grup F dengan rekor tak terkalahkan (W1, D2).

Pelatih Zlatko Dalić mengakui timnya ‘beruntung’ melawan Belgia karena mereka tampil lemah, terutama di babak pertama di mana, untuk kedua kalinya di turnamen, tidak ada tim yang berhasil melakukan tembakan tepat sasaran sebelum jeda.

Itu juga hasil imbang tanpa gol kedua mereka di edisi ini; Kroasia sudah dua kali bermain imbang dalam 13 pertandingan Piala Dunia sebelumnya sebelum datang ke Qatar.

Di kedua edisi sebelumnya di mana mereka berhasil lolos dari penyisihan grup, Kroasia mencapai empat besar, jadi ada tradisi yang harus dipertahankan Marcelo Brozovic dan kolega.

BACA JUGA : Bursa Taruhan dan Prediksi Skor Inggris vs Senegal : Tiga Singa Sangat Diunggulkan

Biasanya ada banyak drama dalam perjalanan ke tahap terakhir untuk Tim Vatreni juga, karena tiga dari empat pertandingan sistem gugur Piala Dunia terakhir mereka telah melalui perpanjangan waktu.

Menariknya, pada tiga laga dramatis itu, Kroasia tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya menang.

Pemain Kunci

Meskipun masuk sebagai pemain pengganti, Ritsu Doan memicu kebangkitan Jepang dalam kedua kemenangan mereka dengan mencetak gol pertama mereka.

Kontribusi gol dari Luka Modric akan sangat penting bagi Kroasia, dan tiga kontribusinya di Piala Dunia sebelumnya (G2, A1) berakhir dengan kemenangan.

Fakta Unik

  • Delapan dari 13 pertandingan terakhir Kroasia, serta tiga pertandingan sebelumnya, tanpa gol saat turun minum.
  • Hanya enam pemain yang mewakili dua negara berbeda di Piala Dunia; Dua di antaranya bermain untuk Kroasia pada 1998.
  • Jepang belum pernah melampaui fase 16 besar Piala Dunia, tersingkir di tahap ini dalam tiga kesempatan, termasuk pada 2018 ketika mereka didepak Belgia.
  • Kroasia sebagai runner up turnamen sebelumnya, belum pernah kalah dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia.

Prediksi Jepang vs Kroasia

Jepang menunjukkan dalam kemenangan mereka atas Spanyol dan Jerman, bahwa mereka dapat melukai tim manapun di Qatar.

Dengan Kroasia tidak berada pada level yang sama ketika menembus partai puncak di Rusia, tampaknya akan memberi ruang bagi Samurai Biru menggoreskan luka baru kepada wakil Eropa lainnya. (medil/pojoksatu)