Aremania Rusuh usai Derby Jatim, Mobil Polisi Dibakar, 5 Suporter Tergeletak

Ribuan Aremania mengamuk di Stadion Kanjuruhan usai Derbi Jatim Arema vs Persebaya yang berakhir dengan skor 2-3, Sabtu (1/10) malam. Foto: tangkapan layar twitter/Liga1match
Ribuan Aremania mengamuk di Stadion Kanjuruhan usai Derbi Jatim Arema vs Persebaya yang berakhir dengan skor 2-3, Sabtu (1/10) malam. Foto: tangkapan layar twitter/Liga1match

POJOKSATU.ID, MALANG – Aremania rusuh usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022) malam.


Kerusuhan di Kanjuruha pecah beberapa saat setelah pertandingan bertajuk Derbi Jatim yang dimenangkan Persebaya dengan skor 3-2 itu, berakhir.

Seketika ribuan Aremania rusuh. Mereka merangsek masuk lapangan dan merusak sejumlah fasilitas stadion.

Tampak dari pantauan papan reklame rusak parah. Kobaran api juga terlihat di beberapa titik stadion.


Bukan hanya itu, mobil polisi yang salah satunya adalah mobil k9 dibakar massa.

Satu mobil lainnya pun rusak parah dan dalam posisi miring di bagian selatan tribun VIP.

Dikutip Pojoksatu.id dari Jpnn, sedikitnya 5 suporter berbaju Aremania tergeletak dan ditutupi kain dan koran.

Belum diketahui apakah mereka pingsan atau sudah tak bernyawa.

Salah satu saksi, AR menyatakan bahwa banyak korban yang luka-luka. Bentrokan tersebut terjadi setelah suporter tidak terkontrol oleh tim pengamanan yang ada di lapangan.

“Saya liat yang ada di stadion ada tujuh korban dan itu pingsan atau bagaimana kurang paham,”ucapnya kepada JPNN.com via telepone Sabtu, (1/10).

Dia juga menyaksikan secara langsung di dalam bangunan ada 5 orang suporter yang tergeletak lemas tidak sadarkan diri ditutupi kain dan koran di bagian wajah.

“Di depan saya ini ada lima orang yang ditutupi kain atau syal,” tuturnya.

Dalam kondisi terakhir orang yang tidak dikenal dilarang mendekat. Bahkan pihak media atau wartawan yang ingin meliput mendapat tekanan dari beberapa orang.

Sehingga kondisinya di dalam Stadion Kanjuruhan sangat mencekam setelah pluit panjang dibunyikan wasit.

“Belum diketahui ini hanya ada lima atau berapa, tadi saya liat satu truk orang luka yang dibawa ke rumah sakit,” pungkasnya. (jpnn/medil/pojoksatu)