Cahya Supriadi Cemerlang Bersama Timnas U-19, Thomas Doll Bahas Peluangnya Jadi Kiper Utama Persija

Kiper Persija Jakarta dan Timnas Indonesia U-19, Cahya Supriadi. Foto: Instagram Cahya Supriadi
Kiper Persija Jakarta dan Timnas Indonesia U-19, Cahya Supriadi. Foto: Instagram Cahya Supriadi

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Cahya Supriadi menjadi idola baru pecinta sepak bola Tanah Air setelah tampil cemerlang bersama Timnas Indonesia U-19, di Piala AFF U-19 2022 lalu. Lalu bagaimana peluangnya jadi kiper utama Persija Jakarta ?


Seperti diketahui, Cahya Supriadi tercatat sebagai penggawa Persija U-20.

Ia dipanggil Shin Tae Yong membela Garuda Nusantara di ajang Piala AFF U-19 awal Juli ini.

Cahya menjawab kepercayaan STY itu dengan bermain gemilang di bawah mistar gawang Garuda Nusantara.


Dari lima pertandingan penyisihan Grup A yang dilakoni, Cahya hanya dua kali kebobolan.

Sayangnya Indonesia gagal ke babak semifinal karena kalah bersaing dengan Thailand dan Vietnam.

BACA JUGA : Cahya Supriadi Disanjung Puji Pelatih Thailand, Kiper Indonesia U-19 Merendah

Meski demikian, nama Cahya Supriadi sudah membekas di hati suporter Indonesia karena setiap kali tampil kerap membuat penyelamatan penting.

Pemain kelahiran Karawang, Jawa Barat, 11 Februari 2003 ini pun digadang-gadang bakal jadi kiper masa depan Indonesia.

Pelatih Persija, Thomas Doll juga memuji kiper mudanya itu. Ia menilai Cahya memiliki potensi untuk jadi pemain bintang.

“Saya melihat, kiper timnas itu (Cahya Supriadi) beberapa minggu lalu,” kata Thomas Doll, Jumat (22/7/2022).

BACA JUGA : Update Indonesia vs Filipina : Gawang Cahya Supriadi Akhirnya Bobol, Tapi Garuda Nusantara Unggul di Babak I

“Dia punya sesuatu yang spesial. Suatu hari dia bisa jadi kiper yang sangat bagus. Setiap pemain punya kesempatan untuk itu,” tambahnya.

Sayangnya, Thomas Doll menilai Cahya belum bisa menggeser Andritany Ardhiyasa sebagai kiper utama Persija Jakarta.

Juru taktik asal Jerman tersebut mengatakan Cahya tidak akan dimainkan sebagai kiper utama di Persija Jakarta.

Pertama karena Macan Kemayoran masih mempercayakan kiper nomor satu kepada Andritany.

BACA JUGA : Klasemen Akhir Piala Presiden 2022, Persija Tim Terburuk

Kedua, Cahya melewatkan pramusim karena masih fokus bersama timnas U-19 Indonesia.

“Sekarang kami tak mau memberikan tekanan kepada nomor satu kami (Andritany). Nomor satu kami saat ini dalam kondisi bagus, kebugaran yang bagus. Dia selalu berlatih dan dia kapten kami,” kata Thomas.

“Di masa depan nanti, setiap pemain akan dapat kesempatan tapi saya tak mengerti kenapa pemain U-20 kami tak bisa berlatih bersama tim,” tuturnya. (dil/fat/pojoksatu)