Starting XI Terbaik Liga Champions Musim 2021/22, Madrid dan Liverpool Terbanyak

Starting XI terbaik Liga Champions musim 2021/22, tim terbaik liga champions
Starting XI terbaik Liga Champions musim 2021/22. Foto: twitter @ChampionsLeague

POJOKSATU.ID, JAKARTA – UEFA telah mengumumkan tim terbaik Liga Champions musim 2021/22, yang berisi starting XI atau 11 pemain yang dianggap terbaik di posisinya masing-masing.


Dengan formasi 4-3-3, UEFA menetapkan Starting XI terbaik Liga Champions musim ini.

Dalam starting XI terbaik Liga Champions musim 2021/22, sang juara Real Madrid dan runner up Liverpool memiliki wakil paling banyak. Masing-masing empat pemain.


Tiga pemain lainnya adalah pemain Manchester City, Paris Saint-Germain dan Chelsea. Tidak ada pemain Villarreal yang notabene menembus babak semifinal.

Berikut Tim Terbaik Liga Champions musim 2021/22 versi UEFA:

Kiper

Thiabut Courtois (Real Madrid)

Tidak mengejutkan nama Courtois jadi kiper terbaik. Selain penampilan fenomenal di babak final, kiper asal Belgia itu juga tampil apik dalam beberapa pertandingan sebelumnya.

BACA JUGA : Real Madrid Juara Liga Champions 2022, Ancelotti dan Courtois Catat Rekor Mentereng

Sebut saja sukses menggagalkan penalti Lionel Messi (PSG) di babak 16 besar, dan penyelamatan gemilang atas upaya Jack Grealish di semifinal untuk mencegah Real Madrid tertinggal 3-0.

Bek Kanan

Trent Alexander-Arnold (Liverpool)

Meskipun ‘punya andil’ atas gol kemenangan Real Madrid di final, Alexander-Arnold tampil luar biasa secara keseluruhan.

Kreativitasnya adalah kunci bagaimana tim Liverpool ini bermain. Jurgen Klopp rela pertahanannya lemah demi memaksimalkan bek Timnas Inggris ini.

BACA JUGA : Hasil Liverpool vs Real Madrid : Courtois 9 Save, Real Madrid Juara Liga Champions ke-14

Bek tengah

Antonio Rudiger (Chelsea)

Hengkangnya Rudiger ke Real Madrid musim depan pasti jadi kerugian besar bagi tim Thomas Tuchel.

Dia adalah bek yang sangat mengesankan yang sangat penting dalam perjalanan hingga perempat final musim ini, melanjutkan performa apik ketika jadi juara musim lalu.

Bek tengah

Virgil van Dijk (Liverpool)

Ada argumen bahwa duet bek tengah van Dijk dan Ibrahima Konate layak mendapat posisi bek tengah terbaik dalam tim ini, tetapi hanya sedikit yang akan memprotes masuknya pemain Belanda itu.

Memimpin pertahanan Liverpool dengan luar biasa dan pembacaan permainannya yang sangat baik membuat lawan sulit menembus pertahanan The Reds.

Bek kiri

Andy Robertson (Liverpool)

Tidak sekreatif Trent di sisi lain, tetapi juga tidak buruk dalam penyerangan. Dia adalah bek yang sangat bagus dan menjalani musim yang bagus, meski mendapat sedikit tekanan untuk posisinya dari Kostas Tsimikas yang impresif.

Gelandang Tengah

Kevin De Bruyne (Manchester City)

Tampil impresif di Premier League dan Liga Champions. Mencetak gol penting dalam pertandingan perempat final melawan Atletico Madrid.

Pertunjukan apik saat Man City mengalahkan Real Madrid di semifinal leg pertama, salah satu penampilan terbaiknya musim ini.

BACA JUGA : Sadio Mane Tinggalkan Liverpool Usai Gagal Juara Liga Champions

Gelandang Tengah

Fabinho (Liverpool)

Berperan ganda di lini tengah Liverpool. Sebagai benteng awal dan penyuplai bola ke depan.

Ia juga semakin produktif musim ini dengan mencetak delapan gol termasuk satu gol dalam kemenangan semifinal atas Villarreal.

Gelandang Tengah

Luka Modric (Real Madrid)

Tua-tua keladi, semakin tua tambah jadi. Tampil memukau di usia 36 tahun.

Dia menampilkan performa impresif melawan PSG untuk membantu membalikkan keadaan di leg kedua dan assist out of bootnya untuk gol Rodrygo melawan Chelsea di leg kedua perempat final.

Sayap kanan

Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain)

Gol brilian untuk memenangkan PSG atas Real Madrid leg pertama babak 16 besar dan gol brilian lainnya di leg kedua hampir saja membawa PSG mengeliminasi Madrid.

Enam gol dan enam assist dalam delapan pertandingan Liga Champions menunjukkan kualitas bintag Timnas Prancis ini.

Striker utama

Karim Benzema (Real Madrid)

Seperti Modric, Benzema tampak semakin baik seiring bertambahnya usia.

Pada usia 34 tahun, penyerang asal Prancis ini mencatatkan diri sebagai top skor UCL musim ini dengan 15 gol.

Hat-trick Liga Champions berturut-turut dalam pertandingan melawan PSG dan Chelsea akan dibicarakan untuk waktu yang lama. Pantas dinobatkan sebagai pemain terbaik UCL musim ini.

Sayap kiri

Vinicius Junior (Real Madrid)

Baru 21 tahun tapi sudah menjadi pemain kunci Real Madrid. Vinicius konsisten menampilkan agresivitas serangan dari sisi kiri sayap Los Blancos.

Merupakan ancaman konstan di final dan mencetak gol kemenangan Real Madrid atas Liverpool. Winger asal Brasil ini total membukukan empat gol dan tujuh assist di UCL musim ini. (fat/pojoksatu)