Investcorp Urungkan Niat Akuisisi Milan, Ini Penyebabnya

AC Milan.
AC Milan.

POJOKSATU.ID, MILAN – Konsorsium asal Bahrain, Investcorp tampaknya telah mendinginkan minat mereka untuk membeli AC Milan dari Elliott Management.


Perusahaan investasi yang berbasis di Bahrain memang selama ini belum pernah berinvestasi di dunia olahraga.

Namun ramainya kabar tentang tawaran pengambilalihan klub Serie A, AC Milan dengan biaya 1,1 miliar euro atau sekitar Rp16 triliun, menarik perhatian publik.


Negosiasi tampaknya hampir rampung ketika masalah muncul dan tawaran baru datang dari RedBird, yang terhubung dengan raksasa Liga Premier Liverpool serta usaha olahraga lainnya di AS.

Gulfnews.com berbicara dengan Co-CEO Investcorp, Rishi Kapoor untuk menanyakan tentang perkembangan akuisisi Milan.

Jawabannya memberikan gambaran yang lebih nyata. Apakah negosisasi itu akan dilanjutkan?

“Pada tahap ini, tidak mungkin untuk berkomentar. Tetapi fakta bahwa Investcorp tidak memiliki kontak langsung dengan waralaba olahraga di mana pun. Apa yang kami miliki adalah investasi di United Talent Agency di AS, yang selain para entertainer dan artis juga mewakili dan bekerja sama dengan tokoh olahraga.”

“Melalui United Talent Agency, kami memiliki apresiasi dan pemahaman yang cukup kuat tentang bagaimana bisnis beroperasi di AS. Dan olahraga adalah komponen kunci dari pasar hiburan saat ini.”

“Mari kita kesampingkan kesepakatan AC Milan untuk saat ini,” katanya, dikutip dari Football Italia, Selasa (17/5) malam.

Beberapa laporan di Italia dan di tempat lain meyakini RedBird berada di atas angin dalam akuisisi Milan karena pengalaman mereka dalam waralaba olahraga.

Mereka juga mengusulkan 1 milari euro dalam ekuitas, sedangkan Investcorp akan menutupi sebagian dari tawaran pengambilalihan dengan pinjaman, sesuatu yang mengkhawatirkan Manajemen Elliott.

Bagaimanapun, Elliott membeli Milan setelah pemilik sebelumnya Yonghong Li gagal membayar pinjaman kepada mereka.(fat/pojoksatu)