MU Gagal ke Liga Champions, Gaji Ronaldo dan Kolega Dipotong 25 Persen

Pertandingan Brighton lawan Manchester United di Amex Stadium, Minggu (8/5) dini hari WIB.
Pertandingan Brighton lawan Manchester United di Amex Stadium, Minggu (8/5) dini hari WIB.

POJOKSATU.ID, MANCHESTER – Klub raksasa Liga Inggris, Manchester United harus menerima kenyataan absen di Liga Champions musim depan.


Itu setelah klub berjuluk Setan Merah itu kalah 0-4 pada lanjutan Premier League 2021/22, Sabtu (7/5) malam WIB.

BACA JUGA : Man City Libas Newcastle 5-0, The Citizen Semakin Dekat Pertahankan Gelar

Kekalahan itu membuat MU dipastikan tidak bisa finis di empat besar musim ini, yang berarti bakal absen di Liga Champions musim 2022/23.


Akibatnya, para pemain Man United akan terkena pemotongan gaji agar manajemen Setan Merah tetap bisa menyeimbangkan neraca keuangan mereka.

Dikutip Pojoksatu.id dari Daily Mail, pemotongan gaji pemain MU sebesar seperempat gaji mereka selama ini karena The Red Devils gagal lolos ke kompetisi klub elit Eropa.

Pemotongan gaji pemain MU ini untuk melindungi klub dari penurunan pendapatan yang terjadi akibat tidak lolos.

Mengingat bahwa United tidak akan bermain di Liga Champions musim depan, klub akan mendapatkan hadiah uang dan pendapatan siaran yang jauh lebih sedikit musim depan.

Ronaldo dan De Gea Berpenghasilan Tertinggi

Salah satu pemain dengan gaji tertinggi, Cristiano Ronaldo termasuk yang akan mendapat pengurangan upah mingguannya jika tetap bertahan di Old Trafford musim depan.

Selama ini Ronaldo menerima honor 385 ribu poundsterling atau sekitar Rp6,7 miliar per pekan akan menjadi 288 ribu pound atau setara dengan Rp5,1 miliar per pekan.

BACA JUGA : Update Thomas Cup 2022 : Thailand Kalah dari Korea, Besok Mati-matian Lawan Indonesia

Dilaporkan itu akan menjadi gaji terendah yang diterima pemain berusia 37 tahun itu dalam beberapa tahun terakhir.

Ronaldo menerima pemotongan gaji yang cukup besar dari 500 ribu poundsterling per minggu yang dia terima di Juventus untuk bergabung kembali dengan Setan Merah musim panas lalu.

David de Gea – klub berpenghasilan tertinggi kedua – menghadapi pengurangan upah mingguan dari 375.000 pound per minggu menjadi sekitar 281.000 pound per minggu.(fat/pojoksatu)