Pernyataan Resmi Chelsea: Abramovich Bantah Tagih Utang Rp27 Triliun

Pemilik Chelsea, Roman Abramovich, sanksi abramovich
Pemilik Chelsea, Roman Abramovich.

POJOKSATU.id, LONDON – Roman Abramovich dengan tegas membantah rumor yang beredar bahwa dirinya mengingkari janji soal penghapusan utang ke Chelsea.


Media-media di Eropa sempat membuat heboh dengan memberitakan bahwa Roman Abramovich ingkar janji mengenai penghapusan utang ke Chelsea yang nilainya mencapai 1,5 miliar poundsterling atau sekitar Rp27 triliun.

BACA JUGA: Segini Harga dan Alokasi Tiket Final Liga Champions untuk Suporter Liverpool dan Real Madrid

Utang sebanyak itu merupakan pinjaman Abramovich selama 16 tahun jadi pemilik The Blues.

Dan sempat beredar kabar bahwa taipan asal Rusia itu meminta calon pemilik baru Chelsea menebus utang tersebut.


Menanggapi rumor yang bikin heboh sekaligus menjadi ancaman kegagalan akuisis Chelsea, Roman Abramovich membuat klarifikasi.

Melalui laman resmi klub, Abramovich membantah telah menagih utang Rp27 triliun tersebut.

“Pertama, niat Abramovich sehubungan dengan pemberian hasil dari penjualan Chelsea untuk amal tidak berubah,” kata juru bicaranya dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di situs resmi Chelsea, Kamis (5/5).

“Kedua, Abramovich tidak meminta pinjaman apa pun untuk dilunasi kepadanya – kabar seperti itu sepenuhnya salah – seperti kabar bahwa Tuan Abramovich menaikkan harga klub pada menit terakhir,” lanjut pernyataan tersebut.

Seperti diketahui klub raksasa Liga Inggris, Chelsea akan dijual Abramovich menyusul invasi Rusia ke Ukraina dan sebelum sanksi dijatuhkan kepadanya oleh pemerintah Inggris.

BACA JUGA: Akuisisi Chelsea, Sir Jim Ratcliffe Siapkan Rp32 Triliun untuk Belanja Pemain dan Renovasi Stadion

Sebuah konsorsium yang dipimpin Todd Boehly, telah bernegosiasi untuk membeli klub tersebut seharga 3 miliar USD.

Sementara miliarder Inggris, Jim Ratcliffe juga ikut bersaing dalam akuisisi Chelsea meskipun ada penolakan dari bank AS yang menangani penjualan tersebut.

“Sebagai bagian dari tujuan Tuan Abramovich untuk menemukan penjaga yang baik untuk Chelsea FC, dia telah mendorong setiap penawar selama proses ini untuk berkomitmen berinvestasi di klub.”

Pinjaman yang diberikan Abramovich ke Chelsea dilaporkan berjumlah total 1,5 miliar poundsterling.

Juru bicara itu menambahkan pinjaman itu juga telah dikenai sanksi Uni Eropa dan memerlukan persetujuan tambahan.

“Itu berarti dana tersebut akan dibekukan dan tunduk pada prosedur hukum yang diatur oleh pihak berwenang,” bunyi pernyataan itu.

“Dana ini masih diperuntukkan bagi Yayasan [Chelsea]. Pemerintah menyadari pembatasan ini serta implikasi hukumnya.

“Untuk lebih jelasnya, Abramovich tidak memiliki akses atau kendali atas dana ini dan tidak akan memiliki akses atau kendali atas dana ini setelah penjualan,” tutup pernyataan tersebut.(fat/pojoksatu)