European Super League Bakal Launching Lagi, Presiden UEFA Berang

Sejumlah suporter memprotes European Super League (ESL) atau Liga Super Eropa.
Sejumlah suporter memprotes European Super League (ESL) atau Liga Super Eropa, pada Mei 2021.

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Kompetisi antar klub top Eropa, European Super League (ESL) yang sempat heboh tahun lalu, kini wacananya muncul kembali. Bahkan kabarnya, ESL akan launching Kamis (3/3/2022) hari ini.


Pada April tahun lalu, 12 klub top Eropa melaunching ESL dan langsung menuai protes dari berbagai pihak.

BACA JUGA: Klasemen Liga 1 Usai Pekan ke-28: Saingan Terdekat Bali United Bukan Arema FC Lagi, Tapi Persib

Mulai petinggi UEFA, hingga fans yang berunjuk rasa.


Hanya dua hari setelah launching, ESL dinyatakan bubar. Sejumlah klub menyatakanmengundurkan diri.

Namun tidak dengan tiga klub penggagas utama. Yaitu Real Madrid, Barcelona dan Juventus.

Ketiga klub ini diduga mendalangi munculnya wacana bahwa ESL bakal launching Kamis hari ini.

Berbeda dari tahun lalu, launchung Liga Super Eropa atau ESL kali ini hanya akan diikuti 10 klub. Arsenal dan Tottenham Hotspur sudah tidak masuk.

Kesepuluh klub itu adalah Manchester United, Manchester City, Chelsea, Liverpool, Real Madrid, FC Barcelona, Atletico MAdrid, Inter MIlan, AC Milan dan Juventus.

Dan hal itu membuat Presiden UEFA, Aleksander Ceferin berang. Ia mengecam rencana kemunculan kembali ESL.

Ceferin, berbicara di Business of Football Summit Financial Times, sekali lagi mengecam bos klub di balik rencana tersebut.