Jelang Persib vs Persija, Macan Kemayoran Kehilangan Banyak Pemain

Pertandingan Persik vs Persija di Stadion Manahan Solo, pada pekan ke-10 Liga 1 2021/22, Sabtu (30/10/2021) malam. Foto via Twitter @Liga1Match
Pertandingan Persik vs Persija di Stadion Manahan Solo, pada pekan ke-10 Liga 1 2021/22, Sabtu (30/10/2021) malam. Foto via Twitter @Liga1Match

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Jelang bergulirnya seri ketiga Liga 1 musim 2021/22, Persija Jakarta dirundung masalah keterbatasan pemain.


Sejumlah penggawa Macan Kemayoran dipastikan absen di seri ke tiga Liga 1 dimulai pada pekan ke-12, 18 November mendatang.

BACA JUGA: Klasemen Akhir MotoGP 2021: Quartararo Juara Dunia, Rossi Tutup Karir di Posisi ke-18

Padahal, Persija dijadwalkan akan menghadapi musuh bebuyutannya, Persib Bandung pada 20 November.

Persija sendiri tengah berjuang menghentikan tren negatif setelah hanya meraih satu kemenangan dalam lima laga terakhir.


Perjuangan itu akan semakin berat karena beberapa penggawa tim berjuluk Macan Kemayoran itu harus absen akibat cedera dan ada yang membela Timnas Indonesia.

Mereka yang cedera ialah Ismed Sofyan, yang kini menjalani proses penyembuhan cedera meniskus, lalu Otavio Dutra (hamstring), Ramdani Lestaluhu (lutut), dan Radzky Syahwal Ginting (engkel).

Manajer Persija Bambang Pamungkas juga mengakui kondisi tersebut.

Namun, apa yang dialami Persija tersebut bisa semakin menyulitkan karena pemain usia muda Persija ternyata banyak yang tak bisa dipakai tenaganya di seri III Liga 1 2021/2022.

“Selain yang cedera, ada ada tujuh pemain yang tak bisa bermain berkaitan dengan pemanggilan ke timnas. Enam di tim nasional usia muda dan satu di Garuda Select,” terang Manajer yang karib disapa Bepe itu.

Pemain Persija yang dimaksud ialah Cahya Supriadi, Muhammad Uchida Sudirman, Muhammad Ferarri, Radzky Syawal Ginting, Raka Cahyana Rizky, Alfriyanto Nico Saputro dan Resa Aditya Nugraha.

“Memperkuat timnas tidak hanya sebuah kewajiban, tetapi juga kebanggaan. Sebagai sebuah klub, Persija akan selalu berusaha untuk mendukung program timnas. Jadi, apabila ada pemain yang dipanggil timnas, maka kami turut merasa bangga,” tandasnya. (jpnn/fat/pojoksatu)