Duo Bek Andalan Persib Absen Lawan PSM, Robert Alberts Malah Bilang Ini Menarik

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts.
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts.

POJOKSATU.ID, BANDUNG – Persib Bandung akan menghadapi PSM Makassar di Stadion Wibawa Mukti Bekasi, Sabtu (2/10/2021) malam. Sayangnya, Maung Bandung dipastikan tanpa dua bek andalannya pada laga ini, Nick Kuipers dan Victor Igbonefo.


Duo menara di lini belakang Persib ini absen lawan PSM karena alasan berbeda.

Nick Kuipers tidak bisa dimainkan Robert Rene Alberts karena harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

Sementara Victor Igbonefo dipanggil membela Timnas Indonesia untuk melakoni babak play-off Kualitfikasi Piala Asia 2023 di Thailand.


Meski fakta ini terlihat sangat merugikan bagi Persib, namun sang pelatih malah menyebutnya ini adalah situasi yang menarik.

“Ini jadi hal menarik karena kami harus mengatasi situasi yang dialami sekarang. Nick mendapat kartu kuning di pertandingan terakhir yang seharusnya tidak perlu,” kata Robert, dikutip dari laman Liga Indonesia Baru, Jumat (1/10/2021).

“Lalu ada panggilan tim nasional yang mendadak untuk Victor dan ini tidak kami duga. Kami harus mengubah dua bek tengah dengan dua pemain secara tiba-tiba,” ujar mantan pelatih PSM Makassar itu.

Sejauh ini Maung Bandung baru kebobolan tiga gol oleh dua tim, Persita Tangerang dan Bali United FC.

Itu cukup membuktikan kesolidan lini pertahanan Maung Bandung yang digalang Kuipers dan Igbonefo.

Kini Robert harus mencari pengganti yang mengarah kepada nama Achmad Jufriyanto dan pemain muda Indra Mustafa.

“Tapi kami harus memainkan dua pemain di posisi itu yang juga melanjutkan rekor pertahanan yang bagus.”

“Karena kami juga harus bermain dengan tangguh karena PSM punya penyerangan yang bagus. Jadi menarik menanti bagaimana pemain kami mengisi tempat tersebut dan menjaga spirit tim dalam bertahan,” paparnya.

Robert Rene Alberts tidak menampik beban yang dihadapi ketika harus menghadapi PSM tanpa Igbonefo memimpin lini belakang timnya. Namun bagaimana pun tim nasional yang utama.

“Kami tahu itu sulit bagi semua pihak tapi yang utama adalah tim nasional, karena sudah menjadi tugas bagi klub untuk membantu tim nasional,” tuturnya.(fat/pojoksatu)