Gawat, 8 Pemain Brasil Tidak Bisa Tampil di Liga Inggris Akhir Pekan Ini

Kiper Manchester City, Ederson Moraes.
Kiper Manchester City dan Timnas Brasil, Ederson Moraes.

POJOKSATU.ID, LONDON – Perselisihan antara klub Inggris dengan Federasi Sepak Bola Brazil (CBF) meningkat beberapa hari terakhir. Itu setelah sejumlah klub Premier League melarang pemainnya bepergian ke negara ‘zona merah’.


Brasil merupakan salah satu negara yang diklaim Inggris masuk daftar zona merah Covid-19. Sehingga sejumlah pemain Brasil yang bermain di Premier League dilarang membela negaranya selama jeda internasional awal September ini.

BACA JUGA: Jadwal Bola Malam Ini, 8 September: Polandia vs Inggris, Italia, Spanyol, Belgia dan Jerman

Hal itu memicu kemarahan petinggi CBF. Parahnya, sikap CBF mendapat dukungan dari FIFA.

Peraturan Liga Premier Inggris dibuat mengacu kepada hukum yang berlaku di negara tersebut.


Setiap orang yang masuk ke Inggris dari negara zona merah wajib menjalani karantina selama 10 hari.

Waktu karantina yang panjang dianggap merugikan klub-klub Liga Inggris karena tidak bisa langsung memainkan pemain yang baru membela timnas.

Menurut laporan The Athletic pada Rabu, FIFA telah memberi tahu klub bahwa ‘aturan lima hari’ yang kontroversial akan diberlakukan oleh CBF demi mencegah delapan pemain timnas Brasil bermain di Liga Inggris akhir pekan ini.

Trio Liverpool seperti Alisson Becker, Fabinho dan Roberto Firmino terkena dampaknya, begitu juga duo Manchester City Gabriel Jesus dan Ederson.

Manchester United akan kehilangan Fred dan Leeds harus rela tidak diperkuat Raphinha, sedangkan Chelsea kemungkinan tidak bisa memainkan bek veteran Thiago Silva.

Bila klub tetap memainkan pemain-pemain tersebut, FIFA tidak akan regu untuk memberikan sanksi.

Brasil hanya memberikan pengecualian untuk penyerang Everton, Richarlison karena dia sudah berjasa membela negaranya selama Olimpiade 2020.

Untuk itu, Everton masih berhak untuk memainkan Richarlison pada akhir pekan ini.(antara/fat/pojoksatu)