Pique Ungkap Hubungannya dengan Guardiola Memanas sejak Pacaran dengan Shakira

Gerard Pique - Shakira (digitalspy.com)
Gerard Pique - Shakira (digitalspy.com)

“Saya mulai berkencan dengan Shakira dan hubungan kami berubah. Sekarang, hubungan itu sempurna. Tetapi ada banyak tekanan pada saya saat itu. Saya merasa harus melakukan segalanya dalam pelatihan dengan sempurna.


Saking buruknya hubungan pemain dan pelatih, Pique bahkan berpikir untuk hengkang dari Camp Nou.

“Jika ada saat saya berpikir untuk meninggalkan Barca, adalah pada musim itu (2011-12). Saya bekerja keras untuk tetap dipercaya Guardiola.”


Satu dekade kemudian, Pique tetap di Barcelona dan mengalami performa inkonsisten klub di liga domestik dan eropa.

Barcelona hanya memenangkan satu trofi Copa del Rey dalam dua musim terakhir. Sementara masalah keuangan klub di luar lapangan menyebabkan keluarnya Lionel Messi musim panas ini.

Presiden Joan Laporta mewarisi klub dengan utang kotor mencapai 1,35 miliar euro dan tagihan upah menyumbang 110% dari pendapatan.

Pemotongan musim panas, termasuk keluarnya Lionel Messi dan Antoine Griezmann, angka itu sekarang menjadi 80%.

Presiden sebelumnya Josep Maria Bartomeu bertanggung jawab ketika keuangan Barca memburuk.

Pique, yang sebelumnya telah berbicara tentang keinginannya sendiri untuk menjalankan klub suatu hari nanti, mengatakan Bartomeu tidak melakukan pekerjaan dengan baik.

“Saya tidak bisa mengatakan apakah dia adalah presiden terburuk [yang pernah ada],” tambah Pique.

‚ÄúTapi dari apa yang saya alami, dia pasti [bertanggung jawab] di sana. Kita semua bersalah, tetapi memang benar bahwa klub belum pergi ke tempat yang diinginkan semua orang Catalan.”

“Sekarang saya berharap dan bersemangat lagi. Lima atau 10 tahun ke depan akan sangat bagus untuk Barcelona,” pungkasnya.(fat/pojoksatu)