Sebelum Jendela Transfer Ditutup, Real Madrid Naikkan Tawaran untuk Mbappe Jadi 200 Juta Euro

Striker Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe.
Striker Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe.

POJOKSATU.ID, MADRID – Real Madrid masih berusaha mendatangkan Kylian Mbappe beberapa jam sebelum jendela transfer musim panas 2021 ditutup.

Dikutip dari cuitan Fabrizio Romano, Real Madrid ternyata mengajukan tawaran terakhir pada Selasa (31/8/2021) pagi waktu setempat, hari terakhir jendela transfer musim panas 2021.

BACA JUGA: Strategi Real Madrid Dapatkan Mbappe Berjalan Mulus, Publik Bernabeu Siap-siap Berpesta

Jika sebelumnya, Madrid menyodorkan 170 juta euro, kali ini mereka menggoda Paris Saint-Germain agar mau melepas superstarnya dengan tawaran 200 juta euro atau sekitar Rp3,4 triliun.

Angka ini tentu saja sudah jauh di atas biaya yang dikeluarkan PSG ketika merekrut Mbappe dari AS Monaco pada 2018 lalu.


Meski Real Madrid sudah menaikkan tawaran untuk Mbappe, namun PSG ternyata tetap menolak uang Rp3,4 triliun itu.

“Tidak ada jawaban, jadi tidak ada niat untuk menjual Mbappe. Nasser Al-Khelaifi ingin mempertahankan sang pemain,” tulis Romano.

Kylian Mbappe sendiri tampaknya sudah menerima kenyataan bahwa dirinya gagal pindah ke Real Madrid musim panas ini.

Ia mengaku tidak khawatir meski gagal berseragam tim ibu kota Spanyol itu. Mbappe tetap bersabar dan menunggu hasil yang terbaik untuk kariernya ke depan.

“Saya baik-baik saja saat ini. Saya tetap tenang dengan kondisi yang ada,” ungkap Mbappe dilansir dari Marca.

Mbappe yang baru berusia 22 tahun memiliki kontrak bersama PSG hingga Juni 2022.

Jika dalam enam bulan ke depan PSG dan Mbappe gagal mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak, maka pemenang Piala DUnia 2018 ini bisa menjalin kesepakatan dengan klub manapun pada Januari 2022.

Itu artinya, PSG akan kehilangan sang striker secara cuma-cuma pada akhir musim depan.(fat/pojoksatu)