Timnas Inggris Dikeluarkan dari Kampung Olimpiade karena Terlalu Bebas Bercinta

Stuart Pearce dan Micah Richard, kampung olimpiade
Stuart Pearce dan Micah Richard.

POJOKSATU.ID, MANCHESTER – Mantan pemain Manchester City, Micah Richards mengungkap bagaimana ‘kegilaan’ pemain Timnas Inggris Raya (Great Britain) di Olimpiade 2012 London. Mereka terlalu sering bercinta sehingga harus dikeluarkan dari Kampung Olimpiade.


Richards, yang merupakan bagian dari tim GB yang mencapai perempat final dan kalah dari Korea Selatan melalui adu penalti, berbicara di podcast dengan Jamie Carragher tentang pengalamannya di Olimpiade.

BACA JUGA: Raphael Varane Belum Resmi Gabung, Bek MU Ini Sudah Gelisah

“Kami berada di Kampung Olimpiade, itu adalah kekacauan. Bayangkan saja, semua atlet ada di ini, semua testosteron ini, dan ini gratis untuk semua.”

“Anda punya aula makanan besar ini, Anda punya orang Cina. Anda tidak punya KFC tapi Anda punya India, McDonald’s, sebanyak yang Anda mau,” kata mantan bek The Citizen itu, dikutip dari Sport Bible.


“Anda punya mega-bintang di sana. Jadi GB mungkin memiliki blok mereka, tetapi semua orang bisa bersama-sama.”

Kampung Olimpiade terkenal memiliki reputasi untuk kejenakaan di luar lapangan dan Olimpiade 2012 tampaknya tidak berbeda.

Selama podcast, Carragher bertanya: “Apakah Anda mengeluarkan testosteron (bercinta) itu?”

Richards menjawab: “Yah, Anda mau! Itu sangat buruk, sehingga Stuart Pearce (pelatih Inggris kala itu) membawa kami keluar dari desa karena dia berpikir itu terlalu mengganggu,” beberanya.

“Itu gila, semua orang ada di sana, dan Anda seperti apa yang terjadi di sini. Jadi Anda punya atlet angkat besi, beberapa seperti binatang berjalan melalui.”

“Kemudian Anda memiliki perenang yang bagus dan langsing, kemudian pemain beregu. Ini seperti ‘apa yang terjadi?’.”

Ketika Richards jadi bintang tamu di acara Euro 2020 bersama Gary Lineker dan Alan Shearer, dia ditanya lebih banyak tentang pengalamannya.

Lineker berkata: “Olimpiade pasti sangat berbeda dengan turnamen, karena Anda sebenarnya bersama dengan semua atlet lain dari olahraga yang berbeda. Apakah semua orang ikut?”

Richards menjawab: “Secara seksual, ya (tertawa). Itu adalah lingkungan yang berbeda, sulit untuk dijelaskan sebenarnya,” tutur Richard.(fat/pojoksatu)