Jadi Gelandang Bertahan, Pelatih Ansan Greeners Terkejut Lihat Penampilan Asnawi

Asnawi Mangkualam Bahar dinobatkan jadi duta kehormatan Pariwisata Korea oleh Korea Tourism Organization (KTO).
Asnawi Mangkualam Bahar dinobatkan jadi duta kehormatan Pariwisata Korea oleh Korea Tourism Organization (KTO).

POJOKSATU.ID, ANSAN – Bintang muda timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam tampil memukau saat klubnya, Ansan Greeners menaklukkan Gyeongnam FC 3-1, Senin (12/7), dalam lanjutan kompetisi kasta kedua Liga Korea Selatan.


Pelatih Ansan Greeners, Kim Gil Sik mengaku kaget dengan penampilan pemain yang selama ini ia mainkan sebagai bek kanan.

BACA JUGA: Tim Terbaik Euro 2020: 5 Pemain Italia, Lukaku Masuk, Tidak Ada Nama Ronaldo

Berkat performa yang memikat itu, Asnawi dipercaya bermain penuh selama 90 menit dalam laga tersebut.

Padahal, dia baru diturunkan lagi sekembalinya dari Timnas Indonesia dan menjalani karantina di sana.


Memang, Asnawi tak masuk dalam daftar pencetak gol di laga ini karena tiga gol Ansan Greeners berasal dari Kim Ryun Do, Choi Geon Joo, dan Song Joo Ho.

Sedangkan gol Gyeongnam FC dicetak Willyan da Silva.

Namun, sang pelatih terkejut karena Asnawi ternyata mampu tampil melebihi ekspektasinya dalam laga ini.

Bukan hanya sebagai fullback kanan, pemain Indonesia itu ternyata juga mampu tampil mumpuni saat dipasang sebagai gelandang.

Usut punya usut, Gil Sik ternyata memainkan Asnawi di posisi tersebut karena teringat nasihat Manajer Timnas Indonesia Shin Tae Yong saat memutuskan mendatangkan Asnawi ke klub berjuluk Green Wolves itu.

“Ketika berbicara tentang Asnawi, nama Shin Tae Yong selalu muncul. Saya dapat banyak nasihat. Dia juga berkomunikasi dengan Asnawi,” katanya dilansir situs lokal Korsel, SportG.

“Saya ingat Shin Tae Yong pernah berkata dirinya melihat gelandang bertahan yang sangat muda. Jadi saya ingin mencobanya. Ternyata Asnawi melakukannya lebih baik dari yang saya harapkan. Ini pertama kali saya menaruhnya di posisi gelandang bertahan,” tandasnya.

Posisi gelandag bertahan sebenarnya bukan pos baru bagi Asnawi. Di klub sebelumnya, PSM Makassar, Asnawi kerap ditugaskan jadi gelandang pengangkut air oleh Robert Rene Alberts, pelatihnya kala itu. (jpnn/fat/pojoksatu)