Sulit Kembali ke Performa Terbaiknya, Gareth Bale Segera Gantung Sepatu

Winger Tottenham Hotspur, Gareth Bale merupakan pemain dengan gaji tertinggi di Premier League 2020/21.
Winger Tottenham Hotspur, Gareth Bale merupakan pemain dengan gaji tertinggi di Premier League 2020/21.

POJOKSATU.ID, LONDON – Penyerang sayap Real Madrid yang dipinjam Tottenham Hotspur, Gareth Bale dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk mengakhiri karirnya alias gantung sepatu.


Bale yang berusia 32 tahun pada Juli mendatang diperkirakan akan memutuskan pensiun sebagai pesepakbola profesional akhir musim depan.

BACA JUGA: Messi Absen di Laga Pamungas La Liga, Persiapan Hengkang?

Gareth Bale menikmati karir yang luar biasa di Inggris dan Spanyol.

Dia muncul sebagai salah satu pemain terbaik di dunia bersama Tottenham Hotspur, dua kali memenangkan penghargaan PFA Player of the Year, sebelum membuat rekor dunia 85 juta poundsterling pindah ke Real Madrid.


Di Bernabeu, pemain asal Wales itu menikmati tahun-tahun paling sarat trofi.

Di musim debutnya, ia mencetak gol kemenangan spektakuler di final Copa del Rey melawan Barcelona dan juga mencetak gol kemenangan perpanjangan waktu melawan Atletico Madrid di final Liga Champions.

Dia terus meraih lebih banyak kesuksesan di Los Blancos, memenangkan tiga trofi Liga Champions dan satu gelar La Liga.

Pada raihan trofi Liga Champions terakhir Real Madrid, penyerang berkebangsaan Wales itu bersinar lagi.

Ia mencetak dua gol dalam kemenangan 3-1 atas Liverpool di final – termasuk tendangan salto yang menakjubkan.

Namun, terlepas dari kontribusinya terhadap kesuksesan Los Blancos, fans Madrid tidak pernah benar-benar ramah kepada Bale.

Dia berjuang untuk belajar bahasa Spanyol dan jarang menunjukkan kecintaan kepada klub.

Malah mengklaim bahwa dia memprioritaskan tim nasional Wales dan lapangan golf, ketimbang Real Madrid.

Pemain berusia 31 tahun itu menghabiskan musim ini di Tottenham dengan status pinjaman.

Tampil dalam 901 menit di Premier League, dia mencetak sembilan gol, menunjukkan bahwa dia masih memiliki sesuatu untuk ditawarkan di level atas.

Namun Gareth Bale tetap dianggap belum kembali pada performa terbaiknya seperti pada periode pertamanya di Spurs dan Real Madrid.

Kurangnya waktu bermain disebabkan beberapa masalah kebugaran. Masalah yang sama inilah yang membatasi kesempatannya di musim-musim berikutnya di Real Madrid.

Publikasi Spanyol AS mengklaim bahwa Bale sepertinya akan menghentikan karir bermainnya pada awal 2022.

Laporan tersebut menyatakan bahwa dia hanya bisa berlatih tiga kali seminggu dan tidak melakukan pekerjaan sprint dalam latihan.

Ini akan menghambat gaya permainannya, mengingat Bale selalu mengandalkan kecepatan eksplosifnya sepanjang kariernya.

Musim panas ini, dia diharapkan menjadi pemain bintang untuk Wales saat mereka tampil Euro 2020.

Mereka akan menghadapi Italia, Swiss, dan Turki di babak penyisihan Grup A.

Usai turnamen, AS melaporkan bahwa Bale akan kembali ke Madrid untuk tahun terakhir kontraknya dan akan mempertimbangkan pensiun pada akhir musim 2021/22. (fat/pojoksatu)