RESMI! 9 dari 12 Klub Liga Super Eropa Dihukum UEFA

Sejumlah suporter memprotes European Super League (ESL) atau Liga Super Eropa.
Sejumlah suporter memprotes European Super League (ESL) atau Liga Super Eropa, pada Mei 2021.

POJOKSATU.ID, LONDON – Federasi sepak bola Eropa, UEFA akhirnya menjatuhkan sanksi kepada klub-klub yang sempat murtad ke European Super League (ESL) atau Liga Super Eropa.


Ada sembilan klub yang lebih dulu diputuskan sanksinya oleh UEFA. Mereka adalah klub yang sudah resmi membatalkan keikutsertaan mereka dari ESL.

BACA JUGA: Real Madrid Terancam Dicoret dari UCL Gara-gara Liga Super, Zidane: Itu Terlalu Absurd

Meski mundur dar Liga Super Eropa, sembilan klub tersebut tetap dijatuhi sanksi berupa pemotongan 5 persen pendapatan dari penampilan di kompetisi UEFA selama satu musim.


Sementara nasib Barcelona, ​​Real Madrid dan Juventus yang masih bertahan di ESL belum diputuskan nasibnya oleh UEFA.

Pastinya, ketiga klub ini akan mendapat sanksi lebih berat. Kemungkinan besar dilarang tampil di Liga Champions.

Proyek Liga Super Eropa meledak tiga minggu lalu setelah klub Inggris – Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester United, Manchester City dan Tottenham – mundur dalam waktu 48 jam setelah reaksi keras dari fans dan pemerintah Inggris.

Atletico Madrid, AC Milan dan Inter Milan juga telah secara resmi menandatangani kesepakatan dengan UEFA untuk hanya berpartisipasi dalam kompetisi Eropa yang resmi.

Meski demikian, sembilan klub itu tetap dijatuhi sejumlah sanksi. Antara lain akan melakukan pembayaran gabungan sebesar 15 juta euro.

Setoran senilai Rp270 miliar itu disebut UEFA sebagai ‘isyarat niat baik’ untuk memberi manfaat bagi anak-anak, pemuda, dan sepak bola akar rumput.

Mereka juga menerima UEFA pemotongan 5 persen pendapatan untuk musim berikutnya dari penampilan di Eropa.

Klub-klub juga setuju untuk didenda 100 juta euro jika mereka berusaha lagi untuk bermain dalam kompetisi yang tidak sah atau 50 juta euro jika mereka melanggar komitmen lain kepada UEFA sebagai bagian dari penyelesaian.

“Langkah-langkah yang diumumkan signifikan, tetapi tidak ada sanksi finansial yang akan dipertahankan oleh UEFA,” kata Aleksander Ceferin, presiden UEFA.

“Mereka semua akan diinvestasikan kembali ke dalam sepak bola pemuda dan akar rumput di komunitas lokal di seluruh Eropa, termasuk Inggris,” ujar Ceferin dikutip Pojoksatu.id dari Sportsnet.

“Klub-klub ini segera menyadari kesalahan mereka dan telah mengambil tindakan untuk menunjukkan penyesalan dan komitmen masa depan mereka terhadap sepak bola Eropa.”

3 Klub Lainnya Bakal Disanksi Lebih Berat

“Hal yang sama tidak dapat dikatakan untuk klub-klub yang tetap terlibat dalam apa yang disebut ‘Liga Super’, dan UEFA akan menangani klub-klub itu selanjutnya.”

Ceferin sebelumnya mengatakan kepada The Associated Press bahwa klub yang tetap bertahan di Liga Super Eropa bisa dilarang tampil di kompetisi UEFA. (fat/pojoksatu)