Gara-gara Dipecat Spurs, Mourinho Batal Lampaui Rekor Ferguson, Padahal Sisa 6 Hari

Jose Mourinho.
Jose Mourinho.

POJOKSATU.ID, LONDON – Tottenham Hotspur tiba-tiba memecat Jose Mourinho pada Senin (19/2/2021) malam WIB. Keputusan yang membuang peluang pelatih asal Portugal itu melampaui rekor Sir Alex Ferguson.


Yah, pemecatan Mourinho hanya enam hari sebelum pertandingan final Piala Liga Inggris atau EFL Cup, di mana Spurs akan menghadapi Manchester City.

BACA JUGA: Tottenham Resmi Pecat Jose Mourinho, Ini 5 Kandidat Penggantinya

Itu artinya, Spurs telah membuat The Special One membuang kesempatan melampaui rekor Ferguson sebagai manajer pengoleksi gelar EFL Cup terbanyak.

Saat ini ada tiga manajer pengoleksi gelar EFL Cup terbanyak. Antara lain Alex Ferguson (Manchester United), Brian Clough (Nottingham Forest) dan Jose Mourinho (3 Chelsea, 1 Manchester United).


Mourinho sendiri memiliki catatan 100 persen menang jika tampil di final Piala Liga Inggris ini. Makanya, sangat disayangkan kesempatan memimpin Harry Kane dkk melawan Man City pupus karena tiba-tiba dipecat Spurs.

Pelatih berusia 58 tahun itu telah melatih Spurs sejak November 2019, setelah menggantikan Mauricio Pochettino.

Kontrak awal pelatih asal Portugal tersebut dengan klub London utara itu baru akan habis akhir musim 2023.

Alasan pemecatannya diperkirakan karena Spurs berada pada posisi ketujuh klasemen Liga Premier Inggris.

Akibatnya, Spurs terancam tidak lolos pada kualifikasi Liga Champions.

Pemecatannya juga terjadi hanya beberapa hari sebelum Spurs bertemu Manchester City pada final Piala Liga, yang dijadwalkan 25 April mendatang.

Ketika Mourinho mengambil alih Spurs, klub itu berada di urutan ke-14 dalam klasemen Liga Inggris.

Namun, ia berhasil mendorong mereka ke urutan keenam untuk mengamankan kualifikasi Liga Europa.

Pasca pengumuman pemecatan Mourinho, sejumlah nama langsung mencuat sebagai kandidat pelatih baru Tottenham.

Paling difavoritkan adalah Julian Nagelsmann. Meski Spurs dipastikan akan bersaing dengan Bayern Munich untuk mendapatkan tanda tangan pelatih RB Leipzig itu.

Manajer Leicester City, Brendan Rodgers juga masuk kandidat. Kemudian ada nama Nuno Espirito, Scott Parker hingga Eddie Howe. (fat/pojoksatu)