Barcelona Dilanda Krisis Finansial, Hutangnya Hampir Menembus Angka Rp18 Triliun

Gelandang Barcelona, Philippe Coutinho.
Gelandang Barcelona, Philippe Coutinho.

POJOKSATU.id, BARCELONA – Klub raksasa La Liga, Barcelona dirundung masalah keuangan yang pelik. Blaugrana diyakini memiliki hutang hampir 1 miliar euro atau sekitar Rp18 triliun dan setengahnya harus dibayar dalam satu tahun ke depan.


Bahkan Daily Mail menulis artikel yang menyoroti Barcelona di ambang kebangkrutan dengan konsisi keuangan yang sangat memiriskan ini.

Barcelona mengumumkan selama musim 2019-20 bahwa mereka diharapkan menjadi klub bola pertama yang meraih pendapatan 1 miliar poundsterling (Rp19 triliun) dalam satu tahun. Tapi faktanya, angka itu terhempas oleh pandemi virus corona.

Bukannya untung, Barca malah mengalami kerugian hampir 100 juta USD (Rp1,5 triliun) sepanjang musim lalu. Dan ada kekhawatiran musim ini bisa lebih buruk.

Menurut surat kabar terkemuka Catalonia La Vanguardia, kekhawatiran ini muncul karena total hutang klub terus bertambah.

Hutang bersih 500 juta euro yang ditambah dengan defisit yang akan terus bertambah sampai musim ini berakhir bisa lebih dari 400 juta euro.

Kapten Barcelona, Lionel Messi, rekor messi, rekor pele,

Kapten Barcelona, Lionel Messi.

Itu artinya, persiden baru Barcelona nantinya akan menghadapi kondisi keuangan klub yang dililit hutang hampir 1 miliar euro.

Dewannya harus menangani situasi tersebut sebagai prioritas, dengan 420 juta euro dari hutang itu harus dilunasi dalam 12 bulan ke depan.

Itu adalah sesuatu yang saat ini tidak dapat dilakukan oleh klub, dan oleh karena itu restrukturisasi yang mahal dari hutang-hutang tersebut kemungkinan akan dibutuhkan. Membuat Barcelona mungkin akan berhutang lagi untuk menutupi hutang sekarang.

Ada juga masalah kecil tentang tagihan gaji klub, yang direstrukturisasi oleh Josep Bartomeu di tengah puncak pandemi virus korna dalam upaya meringankan pengeluaran klub tahun lalu.

Klik di sini untuk chat WA untuk mendapatkan diskon menarik motor Honda di Jabar http://bit.ly/SapaDaradipojoksatu
Loading...