Eden Hazard, Mantan Pemain Terbaik Premier League hanya Urutan ke-12 di La Liga

Penampilan Eden Hazard ketika Real Madrid ditahan imbang Osasuna 0-0, di Stadion El Sadar, Minggu (10/1/2021) dini hari WIB.
Penampilan Eden Hazard ketika Real Madrid ditahan imbang Osasuna 0-0, di Stadion El Sadar, Minggu (10/1/2021) dini hari WIB.

POJOKSATU.id, MADRID – Eden Hazard dimainkan sebagai starter untuk pertama kalinya sejak cedera akhir November lalu, ketika Real Madrid ditahan imbang Osasuna, Minggu (10/1/2021) dini hari WIB.


Sayangnya, kehadiran mantan pemain terbaik Premier League itu tidak mampu memberi kontribusi nyata bagi pasukan Zinedine Zidane.

Los Blancos ditahan imbang 0-0 oleh Osasuna dan sang juara bertahan gagal menyalip Atletico Madrid yang pertandingannya lawan Athletic Bilbao Sabtu malam kemarin ditunda karena badai salju.

Sejak kedatangannya dari Chelsea pada musim panas 2019 lalu, Hazard baru tampil dalam 31 pertandingan untuk Los Blancos, mencetak gol hanya tiga kali dan dua kali dari permainan terbuka.


Ia menghabiskan sembilan tugas terpisah di meja perawatan di Spanyol.

Tetapi bahkan ketika Hazard dimainkan sejak awal, Anda tidak pernah benar-benar menyaksikan performa yang membuatnya dipuji sebagai salah satu pemain terbaik Liga Premier.

Dan itu jelas terlihat saat Hazard kembali beraksi pada Sabtu malam ketika Zinedine Zidane memberi pemain sayap itu start pertamanya sejak masalah otot membuatnya absen selama 30 hari.

Hazard tidak benar-benar berlari saat Real terhuyung-huyung di salju dengan hasil imbang 0-0 di Osasuna.

Ada beberapa kilasan kecemerlangan dari pemain berusia 30 tahun, terutama tendangan tumit belakang yang fantastis, tetapi kinerja Hazard pada akhirnya terbukti sama membuat frustrasi seperti yang dilakukan tim Zidane secara lebih luas.

Dan mantan bintang Chelsea itu jadi ulasan surat kabar Spanyol Marca akhir pekan ini karena gagal membantu Madrid menang di Stadion El Sadar.

Dengan tajuk utama tanpa pukulan ‘Eden Hazard terlihat dingin’, Marca menulis dalam review pertandingan mereka: “Pemain Belgia itu dingin dan anonim.”

“Dia belum memulai hidup di Real Madrid, tapi sekarang berada di tengah musim keduanya di klub. Rencana Zidane adalah memberinya menit-menit yang dia butuhkan untuk kembali ke bentuk terbaiknya, tetapi sulit mengetahui kapan itu penampilan terbaiknya datang,” ulas Marca.

Ternyata bukan cuma Marca yang menila buruk performa Hazard, sebuah voting yang dilakukan Marca dengan melibatkan suporter juga hasilnya mengecewakan.

Eden Hazard hanya berada di urutan ke-12 dari 14 pemain (termasuk pemain pengganti) Real Madrid yang tampil melawan Osasuna.

Berikut peringkat rating pemain Real Madrid saat menghadapi Osasuna versi pembaca Marca:

14. Karim Benzema
13. Ferland Mendy
12. Eden Hazard
11. Isco
10. Lucas Vazquez
9. Mariano Diaz
8. Toni Kroos
7. Federico Valverde
6. Casemiro
5. Marco Asensio
4. Sergio Ramos
3. Raphael Varane
2. Thibaut Courtois
1. Luka Modric

Ini adalah fakta lain dari kegagalan Eden Hazard beradaptasi dengan sepakbola Spanyol. Meski ia baru pulih dari cedera, tampaknya bukan jadi alasan bagi seorang pemain paling berbakat di dunia, tampil melempem.

Hazard harus segera bangkit. Bukan hanya demi membawa Real Madrid ke puncak, tapi juga untuk membuktikan dirinya layak dibeli mahal dari Chelsea. Kita tunggu saja!

Download aplikasi PojokSatu.id, klik di sini

Belanja frozen food terbaik dan murah hanya ada di BozzFoods. Klik www.bozzfoods.com

(fat/pojoksatu)