Paul Pogba Akui Kebodohannya Bikin MU Takluk dari Arsenal

Pierre-Emerick Aubameyang mencetak satu-satunya gol pada laga Man United vs Arsenal di Old Trafford, Senin (2/11/2020) dini hari WIB. ft/twitter @arsenal
Pierre-Emerick Aubameyang mencetak satu-satunya gol pada laga Man United vs Arsenal di Old Trafford, Senin (2/11/2020) dini hari WIB. ft/twitter @arsenal

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester United takluk 0-1 dari Arsenal pada laga pekan ke-7 Premier League 2020/21 di Old Trafford, Senin (2/10/2020) dini hari WIB.

Satu-satunya gol pada laga ini dicetak Pierre-Emerick Aubameyang lewat titik putih. Hadiah penalti diberikan kepada Arsena setelah Paul Pogba melanggar Hector Bellerin di kotak terlarang.

Pada pertandingan itu, anak asuh Ole Gunnar Soslkjaer sebenarnya tampil tak terlalu buruk.

Marcus Rashford dkk mencatat 53 persen penguasaan bola, menciptakan 8 peluang dengan dua diantaranya mengarah ke gawang bernd Leno.


Sementara The Gunners mencatat 7 peluang, dua diantaranya mengarah ke gawang David de Gea termasuk penalti.

Aubameyang muncul sebagai pembeda duel Man United vs Arsenal itu lewat eksekusi penalti pada menit 69.

Bermula dari pelanggaran Paul Pogba terhadap Hector Bellerin. Wasit Mike Dean tanpa ragu menunjuk titik putih.

Aubameyang mengarahkan tendangan penaltinya ke sisi kiri gawang David de Gea, sementara kiper MU itu bergerak ke arah sebaliknya. 1-0 Arsenal unggul.

Solskjaer merespo ketinggalan timnya dengan memasukkan Edinson Cavani dan Donny van De Beek. Tapi pertahanan Arsenal yang dikomandoi Gabriel, tampil sangat solid.

Hingga pertandingan bubar, tak ada lagi gol tercipta. Laga Man United vs Arsenal berakhir 0-1.

Tiga laga kandang sebelumnya juga tanpa kemenangan bagi MU. Takluk 1-3 dari Crystal Palace, dibantai 1-6 oleh Tottenham Hotspur lalu ditahan imbang tanpa gol oleh Chelsea.

Kini Man United kian terpuruk di peringkat 15 dengan 7 poin dari 6 laga. Sementara Arsenal naik ke peringkat 8 dengan 12 poin.

Usai pertandingan, Paul Pogba mengungkapkan kekecewaannya. Merasa dirinya paling bersalah dari hasil buruk ini.

“Sangat mengecewakan. Tim, gol, semuanya. Itu kebalikan dari pertandingan Liga Champions, di mana kami bagus, agresif dan cukup berbahaya untuk memenangkan pertandingan,” kata Pogba, dikutip Pojoksatu.id dar Manchester Evening News.