Tak Mau Pusing dengan Desakan Mundur, Bartomeu Malah Fokus Ganti Pelatih Barcelona

Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu.
Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu.

POJOKSATU.id, LISBON – Dua pemain senior Barcelona, Lionel Messi dan Gerard Pique menyuarakan perombakan total klub Katalan. Bukan cuma mendatangkan pemain baru dan mengganti pelatih, mereka juga mendesak Josep Maria Bartomeu mundur sebagai presiden.


Kelanjutan dari desakan itu adalah Barcelona harus segera melakukan pemilihan presiden baru sekarang, lebih cepat satu tahun dari masa akhir jabatan Bartomeu.

Dikutip Pojoksatu.id dari Daily Mail, baik Messi maupun Pique dilaporkan bakal hengkang andai pemilihan Presiden tak dipercepat.

Keduanya tak sudi lagi di bawah kepemimpinan Bartomeu yang dinilai gagal total. Termasuk sejumlah anggota dewan Barcelona yang dianggap lebih sering merusak suasana ruang ganti Blaugrana.


Seperti diberitakan sebelumnya, Lionel Messi sangat terpukul usai Barca dilibas Bayern Munich di babak perempat final Liga Champions 2019/20.

Pada laga di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, Sabtu (15/8/2020) dini hari WIB, Messi gagal mencetak gol dalam kekalahan 2-8 Barca dari Die Roten.

Tapi ancaman hengkang Messi ini tampaknya bakal diabaikan petinggi Blaugrana. Dalam laporan itu disebutkan bahwa Bartomeu saat ini fokus pada pergantian pelatih.

Bartomeu meyakini Messsi tidak akan hengkang musim ini karena tidak mungkin ada klub yang mampu menebus klausul rilisnya. Tugas Bartomeu dalam setahun ke depan adalah meyakinkan La Pulga agar mau menadatangani konrak baru.

Alasan kedua, Bartomeu tak mau pusing dengan desakan mundur dan percepatan pemilihan presiden adalah masalah keuangan klub.

Dengan kondisi finansial yang terpuruk, Bartomeu dan dewan Barca lainnya harus merogoh kocek pribadi untuk menyeimbangkan neraca keuangan, sebagai pertanggungjawaban di akhir masa jabatannya.

Bartomeu ingin menggunakan satu tahun ke depan, sebelum masa jabatannya berakhir, menyeimbangkan kembali neraca keuangan klub.

Tapi urusan Messi dan keuangan klub adalah tugas berikutnya. Masalah pertama yang harus diatasi sekarang adalan posisi pelatih.

Quique Setien diyakini akan dipecat dalam beberapa hari ke depan. Dan yang membuat Bartomeu berpikir keras adalah siapa yang pantas menggantikan Setien.

Pelatih baru Barcelona dituntut harus langsung memberi dampak poritif bagi tim. Mengembalikan kepercayaan Messi Cs, ketika kompetisi musim 2020/21 mulai bergulir, pada 12 September mendatang.

Xavi adalah figur paling diinginkan fans Barcelona. Tapi legenda Barca ini menegaskan tidak akan kembali ke Camp Nou jika rezim sekarang masih berkuasa.

Manajer Leeds United, Marcelo Bielsa muncul sebagai salah satu kendidat. Kedekatannya dengan Messi bisa memberikan pengaruh besar.

Ada juga nama pelatih RB Leipzig, Julian Nagelsmann yang sukses membawa klub Bundesliga sampai ke semifinal UCL sejauh ini.

Tapi Daily Mail mengklaim bahwa Mauricio Pochettino adalah pelatih yang paling diidamkan Bartomeu.

Kebetulan mantan manajer Tottenham Hotspur itu sedang menganggur, jadi tidak akan sulit untuk memepekerjakannya di Camp Nou.

Kualitasnya juga tak perlu diragukan. Tottenham bisa menjadi salah satu klub ditakui di Eropa berkat racikan tangan dingin pelatih berkebangaan Argentina itu.

Well, siapa yang akan ditunjuk sebagai pelatih Barcelona yang baru? Jangan lewatkan perkembangannya di Pojoksatu.id.

(fat/pojoksatu)