Son dan Lloris Bertikai di Laga Tottenham vs Everton, Tak Disangka Mourinho Bilang Begini

Hugo Lloris dan Son Heung-Min akhirnya berpelukan sebelum pertandingan babak kedua Tottenham vs Everton, Selasa (7/7/2020) dini hari WIB.
Hugo Lloris dan Son Heung-Min akhirnya berpelukan sebelum pertandingan babak kedua Tottenham vs Everton, Selasa (7/7/2020) dini hari WIB.

POJOKSATU.id, LONDON – Kemenangan Tottenham Hotspur atas Everton dalam lanjutan Premier League 2019/20, diwarnai keributan antar sesama pemain Spurs. Kiper sekaligus kapten klub, Hugo Lloris nyaris baku hantam dengan Son Heung-Min sebelum turun minum.


Untungnya, sejumlah pemain Spurs langsung melerai keduanya sehingga pertikaian tidak berlanjut. Bahkan sebelum kick off babak kedua laga di Tottenham Hotspur Stadium, Selasa (7/7/2020) dini hari WIB, yang dimenangkan Spurs 1-0 itu, keduanya akur kembali.

Dalam konfrensi pers usai pertandingan, manajer Spurs, Jose Mourinho tak luput mengomentari insiden pada masa injury babak pertama itu.

Namun tak disangka, pelatih berkebangsaan Portugal malah menganggap insiden Lloris dan Son adalah sesuatu yang ‘cantik’.


Mourinho ingin melihat skuatnya bangkit setelah kekalahan Kamis lalu dari Sheffield United dan manajer Spurs senang melihat Lloris melampiaskan kekesalannya kepada Son di depan umum.

Son Heung-Min dan Hugo Lloris nyaris baku hantam saat jeda laga Tottenham vs Everton.
Son Heung-Min dan Hugo Lloris nyaris baku hantam saat jeda laga Tottenham vs Everton.

Lloris diketahui marah besar setelah Son tidak memaksimalkan serangan balik timnya dan membuat Richarlison hampir mencetak gol penyama skor. Untungnya tendangan gelandang Everton itu melebar.

“Cantik,” kata Mourinho usai laga Tottenham vs Everton.

“Itu konsekuensi dari pertemuan kita. Jika Anda ingin menyalahkan seseorang karena itu adalah saya. Saya mengkritik pemain saya karena mereka tidak kritis satu sama lain.”

“Saya meminta mereka untuk saling mengingatkan. Saya meminta mereka untuk menempatkan kolega mereka di bawah tekanan bahwa Anda harus memberikan segalanya untuk semua orang. Saya pikir itu adalah sesuatu yang sangat penting bagi tim untuk tumbuh dewasa,” lanjut Mou.