Kapan Jendela Transfer Musim Panas 2020 Dibuka? Setiap Negara Beda

Jadon Sancho dan Jurgen Klopp.
Jadon Sancho dan Jurgen Klopp.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jadwal jendela transfer musim panas 2020 menjadi pertanyaan besar menyusul pandemi Virus Corona. Meski sejumlah klub sudah gencar memburu pemain bahkan ada yang telah mencapai kesepakatan, namun mereka tidak akan dinyatakan resmi bergabung sebelum jendela transfer dibuka.

Tentu saja jendela transfer musim panas ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya mulai dibuka pada awal Juli dan berakhir pada penghujung Agustus atau awal September, tahun beda cerita.

Bahkan dipastikan setiap negara akan punya jadwal jendela transfer yang jauh berbeda.

Di Inggris misalnya, hingga saat ini memang belum diketahui tanggal pastinya. Namun kepala eksekutif Premier League, Richard Masters mengatakan jendela transfer tidak akan terbuka sebelum musim ini berakhir.

Dari jadwal ulang Liga Inggris musim ini, dijadwalkan selesai pada 26 Juli. Itu artinya tanggal paling mungkin awal jendela transfer Inggris adalah 27 Juli. Tapi itu belum diputuskan.

“Kita harus memiliki kejelasan,” katanya kepada Sky Sports.

“Jelas, kamu memiliki banyak liga yang diselesaikan, dan dibatasi, dan diselesaikan pada waktu yang berbeda. Kami menunggu berbagai panduan dari badan lain.”

“Memahami kapan kita akan memulai dan menyelesaikan, dan apa yang dilakukan liga lain, saya pikir ini penting.”

Dengan kata lain perburuan pemain seperti winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho yang diincar Manchester United dan Liverpool mungkin akan alot. Tapi itu tidak masalah karena klub punya banyak waktu untuk negosiasi.

Lain cerita lagi di Jerman. Bundesliga musim 2019/20 sudah berakhir dengan Bayern Munchen keluar sebagai juara untuk kali kedelapan secara beruntun.

Jendela transfer Jerman bisa beroperasi sesuai jadwal semula yang selama ini diterapkan, dari 1 Juli hingga 31 Agustus, tetapi ini juga belum dapat dikonfirmasi.

Di Spanyol, jendela La Liga akan dibuka ketika musim ini selesai. Ini berarti bisa pada atau setelah 19 Juli.

Sementara di Italia, Serie A telah mengumumkan jendela transfernya tidak akan dibuka hingga 1 September.

Namun, kemungkinan banyak kesepakatan akan terjadi sebelum pembukaan jendela transfer di Negeri Pizza.

Ligue 1, yang memilih untuk mengakhiri musimnya, membuka jendela pada 8 Juni tetapi hanya untuk transaksi antar klub domestik.

Sementara untuk tanggal akhir atau penutupan jendela transfer musim panas ini juga belum dikonfirmasi.

Namun bisa dipastikan jendela transfer akan dibuka lebih lama. UEFA sudah mengisyaratkan hal itu dengan meminta semua anggotanya untuk memperhatikan batas waktu 5 Oktober.

UEFA menetapkan hari berikutnya, 6 Oktober, sebagai kesempatan terakhir bagi klub mendaftarkan pemainnya untuk Liga Champions dan Liga Eropa musim depan.

“Batas waktu pendaftaran pemain untuk babak grup kompetisi klub UEFA 2020-21 telah ditetapkan pada 6 Oktober 2020,” bunyi pernyataan resmi UEFA.

“Sebagai hasilnya, komite eksekutif UEFA meminta semua asosiasi anggota untuk mengadopsi tanggal akhir yang harmonis ke jendela transfer musim panas mendatang, yaitu 5 Oktober 2020.”

(fat/pojoksatu)