Ini Rencana Departemen Teknik PSSI untuk Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri.
Indra Sjafri. ft/pssi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri memaparkan program dan rencana Timnas Indonesia seperti tim Senior, U-19, U-16, dan Wanita.


Hal tersebut disampaikan kepada Ketua Umum Mochamad Iriawan di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6).

“Kami paparkan berbagai rencana serta program dengan melihat situasi terkini yang masih dalam pandemi Covid-19,” kata Indra Sjafri, dilansir dari laman resmi klub.

“Untuk itu, kami dari Departemen Teknik ingin persiapan Timnas U-19 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021 segera bentuk kerangka tim. Program periodesasi persiapan Timnas U-19 segera dibuat hingga event dimulai.


“Timnas Senior juga menjadi perhatian serius PSSI karena berhubungan dengan ranking FIFA. Pemusatan latihan jangka pendek tidak dianjurkan karena alasan kesehatan dan izin keluar masuk pemain,” paparnya.

Selain memaparkan program Timnas Indonesia, pertemuan tersebut juga dilalukan koordinasi terkait persiapan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Selain itu, laporan persiapan kompetisi lanjutan Liga 1 dan 2 2020 yang dipaparkan Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan pihaknya mendukung program untuk Timnas Indonesia.

“PSSI tentu mendukung program yang terbaik untuk Timnas Indonesia apalagi tahun depan kita akan berlaga di Piala Dunia U-20. Tentu kami ingin berprestasi di setiap ajang yang diikuti. Namun kami juga harus melihat situasi masa pandemi Covid-19 untuk melakukan program Timnas terutama saat pemusatan latihan,” ucapnya.

Diketahui, saat ini berbagai event FIFA atau AFC yang diikuti Timnas Indonesia ada yang masih sesuai jadwal dan sudah digeser jadwal pertandingannya.

Namun FIFA atau AFC masih akan terus memantau perkembangan kondisi yang saat ini hampir seluruh dunia mengalami pandemi Covid-19.

Sebab mereka ingin memastikan keselamatan para pihak yang terlibat seperti pemain, pelatih, panitia pertandingan, penonton, dan lain-lainnya. Sehingga jadwal yang sudah dirilis tentu masih bisa diubah jika dalam keadaan darurat.

(zul/pojoksatu)