Manajemen PSIS Berkomitmen Bayar Gaji Meski Kompetisi Dihentikan

PSIS Semarang saat kalahkan Persela Lamongan 2-3 pada laga lanjutan Liga 1 2020, Sabtu (7/3). (@psisfcofficial)
PSIS Semarang. (@psisfcofficial)

POJOKSATU.id, SEMARANG – Manajemen PSIS Semarang berkomitmen untuk tetap membayarkan gaji pemain beserta ofisial meskipun kompetisi nanti tidak dilanjutkan.


Hal ini tentu menjadi kabar baik baik para pemain juga ofisial tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut.

Namun, nominalnya tidak full. Selama masa pandemi, skuad PSIS tetap menerima gaji 25 persen. Apabila nanti kompetisi akhirnya berhenti, skuad Mahesa Jenar tetap mendapat gaji sebesar 10 persen hingga Desember mendatang.

Striker PSIS Hari Nur Yulianto pun membenarkan hal tersebut. Pemain bernomor punggung 22 tersebut menuturkan, manajemen menyodorkan kontrak baru mengenai pemberian gaji selama kompetisi dihentikan.


“Sejak ada keputusan penerimaan gaji maksimal 25 persen itu, manajemen lalu membuatkan kontrak baru. Ya, intinya alhamdulillah masih mendapat gaji,” ucapnya.

Hari Nur menambahkan, kontrak tersebut belum paten. Pasalnya, semua masih menunggu keputusan akhir nasib kompetisi. Apabila kompetisi tetap dilanjutkan, kontrak baru tersebut tidak berlaku.

“Kalau kompetisi lanjut, kami jalan seperti kontrak awal. Tetap akan mendapat gaji full. Makanya, kami masih berharap kompetisi tetap dilanjutkan,” harapnya.

Sebaliknya, kalau kompetisi berhenti, dia dan rekan-rekannya hanya mendapat gaji 10 persen hingga Desember nanti. Namun, kemungkinan mereka akan tetap menjadi bagian Mahesa Jenar pada musim 2021.

(jpc/pojoksatu)