Hotel Tutup, Christian Eriksen Tinggal di Markas Latihan Inter

Christian Eriksen jalani laga debut dengan Inter Milan di perempat final Coppa Italia, Kamis (30/1) dini hari WIB. (BBC)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Christian Eriksen terpaksa tinggal di La Pinetina, markas latihan Inter Milan, lantaran hotel yang ditempatinya selama dua bulan terpaksa ditutup.


Eriksen dilaporkan sedang mencari tempat tinggal tetap di Kota Milan, namun terkendala karena pandemi Covid-19. Karena itu, ia pun tinggal di hotel.

Saat Serie A tidak bergulir, ia sempat kembali ke Denmark. Namun, saat harus kembali karena Inter mengadakan latihan lagi per Jumat (8/5), hotel yang ditinggali tutup. Karena itu, ia pun tinggal di La Pinetina.


Kepada The Sun kemarin (11/5), Eriksen menceritakan suka duka tinggal di La Pinetina. “Aku ditemani koki dan lima staf klub yang memilih mengisolasi diri di sana demi melindungi keluarganya,” katanya.

Eriksen memang tidak seberuntung Romelu Lukaku dan Ashley Young, dua pemain alumnus Premier League yang juga bergabung dengan Nerazzurri musim ini. Sebab, Lukaku maupun Young bisa mendapatkan tempat tinggal.

Sebenarnya Eriksen sempat berniat numpang di rumah Lukaku atau Young. Apartemen Lukaku, misalnya, terbilang luas.

“Tetapi, mereka kan sama-sama memiliki keluarga yang harus mereka urusi. Lagi pula, aku pikir tidur di sofa rumah orang dalam waktu 14 hari itu terlalu lama,” ujarnya.

Apesnya, belum lama ini, Eriksen yang tinggal sendiri di Milan, juga harus berurusan dengan polisi karena dianggap melanggar aturan kunci sementara (kuntara) saat mencari hiburan dengan berjalan-jalan menyusuri kota menaiki mobil.

Beruntung, dia tidak sampai ditahan. “Aku menjelaskan apa yang aku lakukan. Aku katakan kepada mereka ke mana aku pergi dan mengapa aku keluar rumah. Semuanya aku jelaskan dengan bahasa Italia-ku yang buruk,” paparnya.

(jpc/pojoksatu)