Respon Pengaduan Atas Transfer Bruno Fernandes ke MU, Ini Penjelasan FIFA

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes.
Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Federasi sepak bola dunia, FIFA memastikan akan menindak lanjuti pengaduan dari Sampdoria terkait transfer Bruno Fernandes dari Sporting Lisbon ke Manchester United.


Seperti diberitakan sebelumnya, klub Serie A mempersoalkan transfer gelandang Portugal itu karena Sporting tidak membayar klausul 10 persen dari hasil penjualannya ke Sampdoria.

Padahal dalam kesepakatan transfer Fernandes dari Sampdoria ke Sporting ada keharusan bagi klub Portugal untuk membayar 10 persen jika menjual kembali Fernandes.

Sporting membali Fernandes dari Sampdoria pada 2017 lalu seharga 7,5 juta poundsterling (Rp125 miliar).


Setelah dua musim membela mantan klub Cristiano Ronaldo itu, Fernandes dijual ke MU dengan biaya 47 juta pound atau mendekati angka Rp900 miliar.

Merujuk pada kesepakatan pembelian Fernandes dari Sampdoria, Sporting harusnya membayar sekitar 4 juta pound atau sekitar Rp80 miliar lebih ke klub Serie A. Sepuluh persen dari keuntungan hasil penjualan Fernandes.

Namun faktanya, tiga bulan sejak kepindahan Bruno Fernandes ke MU, Sporting tak kunjung membayar klausul tersebut. Hal itu yang jadi alasan Sampdoria mengadukan transfer gelandang 25 tahun itu ke FIFA.

Dikutip Pojoksatu.id dari Standard, FIFA telah mengkonfirmasi bahwa penyelidikan masalah ini sementara dilakukan.

“Kami dapat mengkonfirmasi bahwa pada tanggal 3 April 2020 klub Italia, UC Sampdoria mengadukan klub Portugal, Sporting Clube de Portugal kepada FIFA, terkait dengan kewajiban keuangan yang ditetapkan. Dalam kontrak terkait dengan transfer pemain Portugal, Bruno Miguel Borges Fernandes.”

Sampdoria percaya bahwa mereka berhak atas 10 persen dari laba yang dihasilkan oleh klub Portugal.(fat/pojoksatu)