Gelar Juara La Liga Diserahkan ke Barcelona? Itu Tidak Adil!

kiper real madrid, thibaut courtois
Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois.

POJOKSATU.id, MADRID – Petinggi La Liga optimis musim 2019/20 ini akan segera dilanjutkan. Tapi skenario untuk menghentikan kompetisi tahun ini secara permanen tetap terbuka andai pandemi Virus Corona tak kunjung reda.


Jika demikian, La Liga mungkin akan mengadopsi Ligue 1 Prancis yang memberikan gelar kepada Paris Saint-Germain yang memuncaki klasemen saat liga ditunda. PSG memiliki rata-rata poin per pertandingan paling baik.

Kalau berlaku di Spanyol, maka Barcelona yang akan jadi juara La Liga musim ini.

Kemungkinan ;buruk’ itu langsung ditanggapi Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois. Menurutnya, tidak adil jika menyerahkan gelar La Liga ke Barcelona – karena Los Blancos adalah tim yang lebih baik.


La Liga ditunda setelah 27 pertandingan karena wabah corona dengan Barca unggul dua poin dari El Real di puncak klasemen, kendati Madrid menang El Clasico di Santiago Bernabeu pada 1 Maret.

“Kami hanya dua poin di belakang Barcelona dan kami bisa menjadi juara, jadi itu akan menjadi nasib buruk jika musim dibatalkan,” kata Courtois kepada jaringan televisi Belgia RTBF.

“Jika diputuskan di Spanyol bahwa Barcelona adalah juara, rasanya tidak adil bagi saya.”

“Kami bermain satu pertandingan dengan mereka (di Camp Nou pada bulan Desember) dan kami mengalahkan mereka di yang lain.

“Kami menunjukkan bahwa kami tim yang lebih baik daripada mereka. Kami dua poin di bawah mereka, tetapi saya tidak akan setuju dengan ukuran itu.”

Courtois menambahkan bahwa dia akan mengerti jika Liverpool dinobatkan sebagai juara di Liga Premier karena keunggulan poin besar mereka di atas, tetapi berharap musim ini tetap berlanjut.

“Ada 11 pertandingan tersisa dan akan kita segera menentukan pemenangnya,” pungkas bek Timnas Belgia ini.

(fat/pojoksatu)