Bayar Gaji Permain, Persija Jakarta Ikut Keputusan PSSI

Bomber Persija Jakarta, Marko Simic. (Foto @persijajkt)
Persija Jakarta. (Foto @persijajkt)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Terkait pembayaran kontrak pemain di masa libur karena Pandemi Virus Corona atau COVID-19, Persija Jakarta akan mengambil kebijakan sesuai dengan keputusan PSSI.


Kepastian itu diungkapkan oleh manajemen tim Macan Kemayoran di situs resmi mereka, Rabu (8/4). Direktur Olahraga Persija Ferry Paulus menuturkan, kebijakan itu sudah tepat karena mengacu kepada aturan dari PSSI.

Seperti diketahui sebelumnya, PSSI memang mengeluarkan keputusan untuk menghentikan kompetisi sampai 29 Mei mendatang sesuai dengan aturan dari pemerintah terkait status darurat bencana wabah nasional.

Kemudian, keputusan lainnya ialah memberikan status force majeur kepada kompetisi samai Juni, sehingga klub diberikan kelonggaran untuk membayar hak pemain maksimal hanya 25 persen dari gaji bulanan mereka.


“Prinsipnya kami ikut instruksi PSSI. Saat ini semua tahu bahwa pemasukan klub bisa dibilang berhenti. Semua harus bergandengan tangan untuk melawan dan memerangi Virus Corona. Kesehatan tim adalah prioritas kami,” katanya.

Lebih lanjut, Ferry menyatakan kebijakan tersebut merupakan yang terbaik dalam kondisi saat ini.

Karena itu, menurutnya perlu dilakukan langkah seperti itu untuk menyelamatkan kelangsungan hidup tim yang secara otomatis mengalami pengurangan pemasukan pascatidak adanya pertandingan.

Browser anti blokir Kojop sudah bisa diunduh di Play Store, klik bit.ly/kojop

(jpnn/pojoksatu)