Save Arema, Selamatkan Singo Edan!!!

CEO Arema Cronus Iwan Budianto.
CEO Arema Cronus Iwan Budianto.
CEO Arema Cronus Iwan Budianto.

POJOKSATU.id – Rapat pengurus Yayasan Arema Indonesia, (11/4), berjalan lancar. Pengurus yayasan yang berseteru akhirnya kumpul dalam satu rapat yayasan di rumah dinas Rendra Kresna di Jalan Agus Salim 7 Kota Malang. Hasilnya, gerakan Save Arema, Selamatkan Singo Edan berdetak makin kencang.

Iwan Budianto, pengelola Arema saat ini menyebut dia diundang secara mendadak, begitu siang kemarin mendarat di Malang. “Pesawat saya dari Jakarta baru mendarat siang hari. Langsung dapat undangan untuk hadir dalam rapat pengurus yayasan Arema Indonesia,” kata IB kepada Malang Post (indopos.co.id grup).

Dalam pertemuan tersebut, IB menyaksikan rekonsiliasi nyata para pengurus yayasan yang sempat berseteru. Yakni, kubu M Nur dan Rendra Kresna. Sore kemarin, semua pengurus yayasan yang masih aktif, hadir dan menyatakan satu niatan, menjaga eksistensi Arema lewat rekonsiliasi.

IB menyebut pertemuan sore kemarin seperti hari raya Arek Malang. “Sejujurnya, sebagai Arek Malang asli, saya menganggap pertemuan kemarin seperti idul fitri. Sebab, pengurus yang berseteru duduk satu meja dan sepakat satu suara, menyelamatkan Arema,” tandas bapak dua anak tersebut.


IB mengatakan, sebagai pengelola Arema, dia mengaku sangat dihargai dan dihormati karena diundang dalam rapat pengurus yayasan. Hal itu menjadi penegasan bahwa Arema yang sedang berkompetisi di QNB League, mendapat restu dari para pengurus Yayasan Arema.

“Saya tentu mendapat penghargaan yang tinggi, karena pengelola diundang dalam rapat pengurus Yayasan Arema,” tandas IB. Pertemuan pengurus yayasan ini, tertuang dalam risalah rapat yang ditandatangani oleh semua yang hadir dalam pertemuan.

Yakni, IB dari pengelola Arema, Andi Darussalam Tabussala sebagai Mantan Presdir PT Liga Indonesia era peralihan Bentoel ke konsorsium, Gunadi Handoko sebagai kuasa Ketua Yayasan Arema Indonesia, Rendra Kresna sebagai Bendahara Yayasan Arema Indonesia dan Bambang Winarno sebagai pengawas Yayasan Arema Indonesia.
“Seluruh hasil rapat bakal diserahkan kepada PT Liga Indonesia, PSSI, serta ditembuskan kepada BOPI dan Menpora. Sebab, posisi Pak Rendra juga sebagai mediator pertemuan para pengurus Yayasan Arema Indonesia,” sambung mantan Exco PSSI itu.

Setelah menghadiri rapat sore kemarin, IB langsung kembali ke Jakarta pagi ini. Sementara itu, Rendra menyebut pertemuan ini adalah usul Menpora yang memintanya sebagai bupati untuk memediasi.

“Kita akan gelar rapat gabungan dengan semua organ Yayasan Arema atas Akta Nurul Rahadianti yang disahkan 9 Mei 2012. Setelah itu, kita laporkan secepatnya hasil rapat kepada PSSI, PT LI dengan tembusan BOPI Menpora,” tuturnya. (malangpost/ags/fat)