Juara U-23, Baramega Klub Tersubur Raih Juara

JAGA BOLA : Pemain Bekasi Putra, Acong (depan) berupaya menjaga bola dari kejaran pemain Baramega. Sementara itu, Ketua Umum Bara Mega, Muhamad AR menerima piala juara 1 dari Wali Kota Rahmat Effendi usai laga final di stadion Patriot Purnawarman, Sabtu 28/3 kemarin.
JAGA BOLA : Pemain Bekasi Putra, Acong (depan) berupaya menjaga bola dari kejaran pemain Baramega. Sementara itu, Ketua Umum Bara Mega, Muhamad AR menerima piala juara 1 dari Wali Kota Rahmat Effendi usai laga final di stadion Patriot Purnawarman, Sabtu 28/3 kemarin.
JAGA BOLA : Pemain Bekasi Putra, Acong (depan) berupaya menjaga bola dari kejaran pemain Baramega. Usai laga final di stadion Patriot Purnawarman, Sabtu 28/3 kemarin.

 

POJOKSATU – Terseok-seok di fase grup akhirnya klub Baramega sukses keluar sebagai juara Kompetisi U-23 helatan Asosiasi PSSI Kota (Askot) Bekasi. Klub pimpinan Muhamad AR ini pun harus lolos ke babak 12 besar dengan peringkat tiga terbaik. Pelan namun pasti, Baramega mampu mengandaskan lawan-lawannya di babak 12 besar hingga partai final melawan klub Bekasi Putra. Baramega sukses menjadi juara setelah unggul 2-1 atas Bekasi Putra di laga final yang berlangsung di Stadion Patriot Purnawarman akhir pekan kemarin.

Bermain di stadion bertaraf Internasional, pola permainan pemain kedua tim terlihat cukup baik. Baramega yang mengenakan kostum merah, berhasil mengoleksi gol lebih awal melalui Angga di menit ke 7 babak pertama dan mengecoh penjaga gawang Bekasi Putra, Fajar Setya.

Tertinggal satu gol, Bekasi Putra yang mengenakan kostum biru mencoba menyamakan kedudukan dengan terus membangun serangan. Serangan anak-anak asuh Umar Alatas akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat bola reborn. Tendangan bebas dari luar kotak penalti yang diterima klub BP membentur pemain belakang Baramega jatuh ke kaki Andry.


Andry pun tak menyia-nyiakan peluang empuk tersebut di menit ke 11. Hasil 1-1 membuat kedua klub meningkatkan serangan hingga terjadi jual beli serangan di babak pertama. Di penghujung babak pertama pemain pemilik nomor punggung 17 Baramega, sukses menggetarkan tiang gawang anak-anak BP. Melalui skill individu apik Angga di menit 39 mampu menambah pundi gol BM, 2-1 BM memimpin hingga babak pertama usai.

Masuk babak kedua strategi permainan di evaluasi kedua tim pelatih, lini belakang Bekasi Putra yang kerap terjadi miss komunikasi menjadi perhatian pelatih Umar Alatas.

Mengejar ketertinggalan BP tampil cukup trengginas. Namun, karena faktor ketidaktenangan para pemain BP banyak peluang gagal yang dimaksimalkan. Sedangkan anak-anak BM menekankan permainan di sektor kanan meski ada beberapa pergantian di lini belakang.

Hingga babak kedua berakhir skor 2-1 tidak berubah untuk kemenangan klub BM. Pertandingan final tersebut pun dipimpin wasit ISL, Hadiyana. Torehan juara tersebut membuat klub BM menjadi klub tersubur Kota Bekasi dalam putaran kompetisi helatan PSSI Kota Bekasi, dengan empat kali juara.

Manager Tim Baramega, Muhammad AR menjelaskan performa tim memang terlihat baik sejak laga awal, terlebih pertandingan berlangsung di lapangan yang bagus. Hal itu membuat pola permainan tim tampil cukup baik. ”Alhamdulillah performa anak-anak terlihat baik di final, tak heran jika kami keluar kembali sebagai juara,” terang mantan asisten pelatih skuad Laskar Patriot.

Baramega juga sempat menjadi juara di putaran Jawa Barat.
” 2002 lalu kita lolos dan menjadi juara di Jawa Barat namun untuk putaran nasionalnya hingga saat ini belum diputar, kita harapkan ini bisa terus bergulir dan kembali menggaungkan sepakbola Kota Bekasi,” ungkapnya.
Terpisah, pelatih Bekasi Putra, Umar Alatas mengaku kecewa dengan kekalahan tersebut.

Dirinya menilai banyak peluang yang tidak dapat dimaksimalkan anak-anak asuhnya. Terutama di babak pertama kelemahan di lini belakang sempat menjadi perhatian pelatih yang juga mantan pemain Timnas era 1980-an ini.

”Kita lihat pemain kurang tenang, pemain terburur-buru di babak pertama. Sebenarnya saya kecewa, tapi inilah hasil yang harus kita terima. Kita akan evaluasi kekurangan dan kelemahan tim di latihan nanti. Karena masih banyak pemain muda dan memiliki potensi di sini,” tandasnya. (one)