Lawan PSIS, Arema tak Ingin Ulangi Kesalahan

Arema Cronus.
Arema Cronus.
Arema Cronus.

POJOKSATU.id – Tim Pelatih Arema Cronus bertekad tak ingin mengulang kesalahan saat melakoni laga ujicoba melawan Persip Pekalongan, Rabu (25/3) lalu. Untuk itu, mereka terus menyiapkan tim Arema Cronus sematang mungkin guna pertandingan malam ini.

Melawan tim PSIS Semarang, kewaspadaan tetap ditunjukkan tim pelatih supaya Singo Edan tidak kewalahan lagi. Seperti diketahui, di pertandingan sebelumnya melawan tim Persip, penggawa-penggawa Arema mengalami kesulitan menembus area pertahanan lawan.

Tanpa diduga, tim yang berstatus sebagai kontestan divisi utama itu melakukan perlawanan sengit pada Arema. Dari perkiraan tim perlatih Arema sejauh ini, perlawanan yang serupa kemungkinan akan ditunjukkan tim PSIS Semarang nanti malam.

”Berbicara tentang karakter, saya rasa mereka (PSIS) tak jauh berbeda dengan tim Persip,” terang Asisten Pelatih Arema Cronus Joko Susilo.


Komposisi terbaik, menurutnya, tetap akan diturunkan sejak menit-menit awal pertandingan. Pemain-pemain seperti Samsul Arif tetap akan diandalkan di lini depan Singo Edan. Di lini tengah, Ahmad Bustomi kemungkinan besar tetap akan dipercaya memimpin rekan-rekan lainnya yang berada di posisi sama.

Sementara di lini belakang, duet Fabiano Beltrame dan Purwaka Yudhi tetap akan menjadi andalannya. Di posisi penjaga gawang, Kurnia Meiga kemungkinan tetap akan dipasang sejak menit-menit awal.

Seperti pengalaman di pertandingan sebelumnya, Kurnia Meiga umumnya akan ditarik keluar di babak kedua. Saat beruji coba melawan tim Persip lalu, dia digantikan kakak kandungnya, Ahmad Kurniawan.

Di pertandingan melawan PSIS nanti, kemungkinan I Made Wardana atau Utam Rusdiana yang disiapkan untuk menjaga gawang Arema. Meski menaruh kewaspadaan pada tim PSIS Semarang, namun tim pelatih tetap akan memaksimalkan rotasi pemain.

Tidak ada jatah khusus berapa rotasi yang diperbolehkan. Karena laga nanti malam memang bertajuk persiapan kedua tim menyambut kompetisi resmi. Rotasi umumnya akan dilakukan tim pelatih bila Singo Edan mampu unggul terlebih dahulu.

Melihat kewaspadaan yang ditunjukkan tim Arema itu, tampaknya memang cukup beralasan. Karena tim tuan rumah mengaku juga akan memberikan perlawanan yang maksimal.

”Tentu kami ingin maksimal, karena ini jadi bagian dari persiapan menyambut divisi utama,” terang Pelatih PSIS Semarang M. Dofir dilansir Radar Malang (Grup Pojoksatu.id), Sabtu (28/3).

Persiapan timnya sejauh ini masih belum maksimal. Pekerjaan rumah besar masih menjadi tanggungannya, yakni menyeimbangkan lini tengah. Dijadwalkan, setelah beruji coba melawan Singo Edan, PSIS Semarang akan langsung berkonsentrasi untuk laga berikutnya melawan Persip Pekalongan yang digelar akhir minggu ini.(by/ziz/jpnn/fat)