Pontang-panting di Penyisihan, Baramega ke Final

GOYANG : Striker Bekasi Putra (9) Tyo tengah menggoyang pemain Persada FC di babak semifinal kompetisi U23 helatan Asosiasi PSSI Kota Bekasi di lapangan Perwira, kemarin. IRWAN/RADAR BEKASI
GOYANG : Striker Bekasi Putra (9) Tyo tengah menggoyang pemain Persada FC di babak semifinal kompetisi U23 helatan Asosiasi PSSI Kota Bekasi di lapangan Perwira, kemarin. IRWAN/RADAR BEKASI
GOYANG : Striker Bekasi Putra (9) Tyo tengah menggoyang pemain Persada FC di babak semifinal kompetisi U23 helatan Asosiasi PSSI Kota Bekasi di lapangan Perwira, kemarin. IRWAN/RADAR BEKASI

POJOKSATU – Pekan depan dipastikan bakal menjadi partai puncak kompetisi U-23 helatan Asosasi PSSI Kota Bekasi. Partai final akan mempertemukan Baramega kontra Bekasi Putra yang dijadwalkan akan dihelat di Stadion Patriot Purnawarman Kota Bekasi, Minggu (29/3).

Baramega berhasil melaju ke final setelah unggul tipis 1-0 dari Remaja 11 di partai semifinal di lapangan Perwira Bekasi Utara sabtu (21/3). Sedangkan Bekasi Putra melaju ke final setelah unggul telak 4-1 atas Persada FC kemarin (22/3) di lokasi yang sama.
Persaingan di partai semifinal berlangsung sengit, meski kondisi lapangan berlumpur dan menghambat laju pemain, namun pola permainan tetap berkembang dan menunjukan kualitas masing-masing tim yang berlaga.

Laga penentu untuk melaju ke final kemarin juga sempat menyita perhatian warga yang turut menyaksikan pertandingan hidup mati kedua tim kemarin.
Umar Alatas, pelatih Bekasi Putra menuturkan, kemenangan kemarin berhasil meloloskan timnya ke partai final. Umar mengaku permainan anak-anak asuhnya juga menjadi gambaran untuk berlaga di partai final pekan depan.

Menurutnya, masih ada dua kali latihan untuk memaksimalkan performa tim untuk berlaga di final nanti. Ia menilai tidak banyak perubahan untuk materi pemain hanya saja perkembangan teknik permainan menjadi catatan penting. ”Saya rasa untuk pemain tidak banyak perubahan. Kita masih ada kesempatan dua kali latihan saya akan siapkan saat latihan untuk final,” tegas mantan pemain Timnas Indonesia era 80-an ini.


Lebih jauh kata dia, pihaknya sudah memantau permainan Baramega yang akan menjadi lawannya di final nanti, diakuinya disetiap laga U-23 Baramega memiliki kelebihan dan kekurangan. Hal itu akan disiasatinya dengan sisa latihan selama dua hari sebelum laga penentu.

Pertandingan yang akan dihelat di stadion diharapkannya bisa menambah perkembangan pola permainan anak-anak asuhnya sehingga tampil sesuai harapan. ”Di final yang rencana dilaksanakan di stadion, kita apresiasi sekali bisa dapat lapangan bagus, karena babak penyisian dan semifinal kita dapat lapangan yang berat,” ujar dia.

”Kita harapkan bisa menyuguhkan pertandingan yang baik, di sana kan lapangan bagus kita bisa bermain teknik,” tandasnya.

Ketua Asosiasi PSSI Kota Bekasi, Mardani mengaku jalannya laga final di stadion sudah dibicarakan matang bersama KONI maupun Pemerintah Kota Bekasi. Namun, diakuinya akan ada rapat kembali untuk memastikan persiapan, mulai dari pengamanan, kebersihan dan teknis acara nanti.

”Selasa kita ada rapat lagi, tapi sebelumnya kita sudah komunikasikan ke Pemkot dan KONI, mudah-mudahan final bisa terealisasi di stadion tanpa ada hambatan. Karena ini sebagai rangkaian penutupan HUT Kota Bekasi dan ada laga eksebisi antara pemkot dan pihak sponsor, melibatkan legenda sepakbola di Kota Bekasi,” tandasnya. (one)