Menpora : SUGBK Harus Diprioritaskan untuk Olahraga

sugbk, tafisa,
SUGBK
Ilustrasi.
Ilustrasi.

POJOKSATU.id – Kisruh di media sosial soal konser Boyband One Direction yang akan menggunakan Gelora Bung Karno sebagai Venue Konser sehingga membuat Tim Nasional Indonesia hampir batal berlaga di Stadion tersebut, membuat Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi gerah.

Kamis (19/3) siang tadi Imam memanggil Perwakilan dari Ismaya sebagai promotor One Direction, Pengelola SUGBK dan juga PSSI untuk meredam kisruh yang terjadi belakangan ini. Dalam pertemuan tersebut, Imam mendapapatkan kepastian jika SUGBK sudah dapat digunakan usai konser dan penutupan ruput dengan Grass Cover tidak akan mempengaruhi kualitas rumput.

“Saat ditutup, rumput bukannya tidak bernafas karena ada cela. Perkiraan kami, setelah disirami Kamis (26/3) malam sudah bisa dipakai untuk latihan dan Jumat (27/3) bisa digunakan untuk pertandingan,” ujar Direktur Pengelola GBK, Raja Parlindungan Pane, di Kantor Kemenpora.

Menanggappi hal tersebut, Menpora Imam Nahrawi hanya menyatakan PPKGBK memiliki prioritas penggunaan SUGBK dan membutuhkan dana dari event tertentu untuk perawatan dan pembenahan. “Namun Ke depan harus prioritaskan untuk olahraga. Ini menjadi pelajaran penting ke depan,” tukasnya. (dng/fat)