Ribut-ribut Soal Logo Arema Di Sosmed, Ini Penyebabnya

Aremania.
Aremania.
Aremania.

POJOKSATU – Menjelang bergulirnya Indonesia Super League 2015, kubu Arema Cronus menuai masalah. Sejumlah Aremania (pendukung Arema) melakukan protes atas perubahan logo tim pada jersey baru Arema musim 2015.

Protes itu bahkan semakin marak di sosial media. Mereka menyayangkan adanya perubahan logo tim.

Manajemen memang melakukan modifikasi logo. Tanggal hari lahir klub 11 Agustus 1987 diganti dengan slogan tim, Salam Satu Jiwa. Beberapa Aremania menolak perubahan logo itu karena mereka tidak ingin sejarah kelahiran tim dihilangkan begitu saja.

“Kembalikan logo Arema,” tulis Aremania pemilik akun Twitter @yanuarandhika.


Admin fan Ahmad Bustomi @N19AB juga melakukan protes. “Dalam sepak bola, logo amatlah sakral, sayang sekali banyak di redesign,” tulisnya.

Melihat beberapa Aremania bergejolak, manajemen Arema tak ingin memperkeruh suasana karena selama 27 tahun berdiri, Singo Edan sudah melakukan banyak perubahan logo. Tercatat empat kali manajemen mengubah logo tim.

“Waktu era pelatih Robert Rene Albert (2009), tahun kelahiran klub juga dihilangkan. Diganti dengan tulisan Indonesia. Mungkin semua masih ingat. Tapi waktu itu tidak ada yang protes,” kata Media Officer Arema, Sudarmaji.(fat)