Arema Daftarkan Stadion Kanjuruhan dan Gajayana

Stadion Kanjuruhan.
Stadion Kanjuruhan.
Stadion Kanjuruhan.

POJOKSATU – Izin pertandingan sepak bola masih kerap menjadi kendala bergulirnya kompetisi. Sadar tentang permasalahan klasik tersebut, manajemen Arema Cronus sudah menyiapkan antisipasinya sejak awal.

Dua stadion didaftarkan untuk dua kompetisi musim depan, ISL dan Piala Indonesia. Sebagai home base, Stadion Kanjuruhan tetap ditunjuk sebagai pilihan utama. Sedangkan Stadion Gajayana ditunjuk sebagai stadion alternatif.

Pendaftaran dua stadion tersebut cukup beralasan, karena di musim depan, dipastikan Arema akan berhadapan dengan klub-klub yang sudah cukup lama menjadi seterunya. Seperti Persebaya Surabaya.

Kepastian tersebut menyusul keputusan PT Liga Indonesia yang akan memberlakukan sistem kompetisi penuh untuk ISL musim depan. Beberapa pendekatan dari pihak Singo Edan sudah dilakukan pada pihak keamanan.


Tampak terlihat dari sambutan yang diberikan pentolan Aremania, Ovan Tobing saat menyambut kedatangan tim Arema di Pendapa Kabupaten Malang. Hadir dua muspida dari dua daerah, Kota Malang dan Kabupaten Malang dimanfaatkan untuk menyita perhatian dari aparat, baik kepolisian maupun TNI.

Harapannya tentu satu, izin pertandingan Arema musim depan bisa diberikan. Khususnya izin pertandingan untuk partai-partai krusial. Seperti menjamu Persebaya Surabaya ataupun menjamu Persib Bandung. Ditanya tentang pendekatan yang lebih lanjut, manajemen Singo Edan mengaku belum terlalu memaksimalkannya.

”Untuk pembicaraan lebih lanjut tentang izin keamanan belum kami lakukan,” terang Manager Arema Cronus Ruddy Widodo dilansir Radar Malang (Grup pojoksatu.id), Minggu (8/2).

Meskipun begitu, harapan supaya izin keamanan menggelar pertandingan tetap diberikan tampaknya tidak bertepuk sebelah tangan. Karena lampu hijau sudah ditunjukkan pihak kepolisian.

Seperti yang diungkapkan Kapolres Malang AKBP Aris Haryanto. Dia menjelaskan bahwa pihaknya akan semaksimal mungkin mengusahakan supaya izin keamanan bisa lancar.

”Kami upayakan semaksimal mungkin untuk keamanan dan kenyamanan pertandingan-pertandingan di Stadion Kanjuruhan,” kata dia.

Sebelum memastikan izin turun, tentu beberapa langkah perlu dilakukan. Seperti koordinasi dengan pemangku kepentingan di setiap pertandingan kandang tim Arema. Termasuk pula koordinasi dengan Aremania, sebagai pihak yang tak bisa dilepaskan dari pertandingan-pertandingan kandang Singo Edan.

Hal ini dilakukan agar pertandingan berlangsung aman dan tak menemui kendala apapun. Apalagi kelancaran setiap pertandingan krusial yang berlangsung di Malang akan memberikan prestasi sendiri. Baik bagi manajemen, panpel, aparat, maupun Aremania.(by/c1/jpnn/fat)