IIC 2014 Layak Masuk Rekor Dunia, Ini Alasannya…

Persib Bandung vs Pelita Bandung Raya di laga terakhir Inter Island Cup (IIC) 2014 Zona Jawa III di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. foto:dok.jpnn
Persib Bandung vs Pelita Bandung Raya di laga terakhir Inter Island Cup (IIC) 2014 Zona Jawa III di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. foto:dok.jpnn
Persib Bandung vs Pelita Bandung Raya di laga terakhir Inter Island Cup (IIC) 2014 Zona Jawa III di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. foto:dok.jpnn

POJOKSATU – Final Inter Island Cup (IIC) 2014 akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, 1 Februari mendatang. Melihat lamanya jarak antara penyisihan sampai ke partai puncak, tak salah jika IIC 2014 adalah kejuaraan dengan masa kompetisi yang paling panjang.

Bayangkan saja, partai final IIC 2014 yang harusnya digelar pada 25 Januari 2014 lalu, harus ditunda dan baru dilaksanakan pada Februari 2015.
Karena masa jeda yang lama itulah, layak jika IIC 2014 ini didaftarkan pada pencatatan rekor dunia, untuk kompetisi terpanjang. Kick off pada 17 Januari 2014 dan selesai pada 1 Februari 2015.

Di dunia, saat ini tercatat bahwa kompetisi yang paling panjang adalah PGA Tour. Seri kompetisi profesional golf dunia itu, membutuhkan waktu kompetisi sampai 11  bulan. Untuk contoh, PGA Tour 2014, start pada 10 Oktober 2013 silam. Seri terakhirnya, baru terselenggara pada 28 September 2014. Masa jeda kompetisi tak sampai sebulan.

Sementara itu, jika dari laga terakhir IIC pada 22 Januari 2014 silam sampai final 1 Februari 2015 dianggap sebagai jeda, maka IIC 2014 juga tetap layak masuk buku rekor dunia.


Sebab, jeda kompetisi terlama saat ini tercatat untuk kompetisi NCAA, football series di Amerika. Sebagai contoh, pada musim 2013, mereka harus jeda mulai dari 6 Januari 2013 sampai 27 Agustus 2013. Jedanya sekitar 6 bulan.

Karena itu, layak jika kemudian PSSI atau PT LI mendaftarkan IIC 2014 sebagai kompetisi terpanjang di dunia. Langkah itu bisa menjadi awal agar sepak bola Indonesia terkenal terlebih dulu di dunia.(dkk/jpnn)