Digadang jadi Ujung Tombak, Aldave Tampil Biasa Saja

Bryan Aldave. Foto: Istimewa
Bryan Aldave. Foto: Istimewa
Bryan Aldave. Foto: Istimewa

POJOKSATU – Digadang-gadang bakal jadi ujung tombak penyerangan Persiba Balikpapan, Bryan Aldave ternyata tak menunjukkan keistimewaannya. Meski dengan alasan fisik yang belum sepenuhnya fit, namun pemain asal Uruguay itu tetap tak terlihat spesial, apalagi dengan status pemain tanpa seleksi. Hal itu terlihat dari penampilannya saat berlatih bersama pemain Persiba, Rabu (21/1). Aldave sering salah saat melakukan kontrol bola.

Dia juga tidak terlihat cerdas dalam mencari posisi ideal untuk membuat peluang maupun mencetak gol. Padahal Beruang Madu perlu pemain yang bisa menahan bola dengan baik, serta cerdik mencari posisi agar bisa memaksimalkan umpan dari kedua sayap.

Tak hanya itu, Aldave juga tidak memiliki kecepatan yang mendukung dirinya untuk melakukan akselerasi mendekati mulut gawang. Justru dia kerap gagal melewati penjagaan yang dilakukan Absor Fauzi maupun Joko Sidik yang menjadi lawannya saat latihan kemarin.

Terkait penampilan Aldave di lapangan, Pelatih Persiba Eddy Simon Badawi (ESB) mengaku belum melihat performa Aldave yang sebenarnya. Sebab sang pemain beralasan dirinya belum dalam kondisi terbaik.


“Kami menghargai alasan itu. Sehingga dalam game internal hari ini (kemarin, Red) Aldave juga hanya diberi kesempatan bermain pada babak pertama saja,” ucapnya seusai latihan.

Mantan pelatih Persepar Palangkaraya tersebut pun berencana memberi kesempatan kepada Aldave selama tiga hari untuk menunjukkan penampilan terbaik.
Selanjutnya dia memberi penilaian sesuai fakta di lapangan yang diserahkan kepada manajemen Persiba.

“Soal keputusan direkrut atau tidak tetap saya serahkan kepada tim manajemen. Yang pasti saya memberikan evaluasi dengan benar,” bebernya.

Sementara itu, saat ditanya mengenai penampilan pemain lokal Agung Suprayogi dan Rendy Saputra, Eddy mengaku cukup puas dengan penampilan keduanya. Dia menilai pemain yang baru bergabung dua hari terakhir itu sudah terlihat menyatu dengan permainan tim.

“Kalau Rendy dan Agung hari ini mainnya cukup bagus. Tetapi sama dengan Aldave, kita ingin melihat mereka tiga hari ke depan,” terangnya.

Saat ini Persiba sudah memiliki 25 pemain yang sudah pasti. Jika Agung dan Rendy akhirnya bergabung, maka Beruang Madu hanya membutuhkan satu pemain untuk mengisi slot striker asing, dan akan memenuhi kuota yang diinginkan manajemen dengan memiliki 28 pemain untuk mengarungi Indonesia Super League (ISL) musim ini. (obi/jpnn)