Persija, Persebaya dan PSM Terancam tak Ikut ISL

Tigor Shalom Boboy. foto:dok/jpnn
Tigor Shalom Boboy. foto:dok/jpnn

POJOKSATU – Persija Jakarta, Persebaya Surabaya dan PSM Makassar terancam tak bisa tampil di Indonesia Super League musim mendatang. Pasalnya, ketiga klub tradisional itu gagal lolos verifikasi terkait laporan keuangan.

Jika tak kunjung memperbaiki proyeksi dan laporan keuangan, ketiganya dipastikan tidak bisa ikut kompetisi musim baru nanti. PT Liga Indonesia selaku operator ISL pun telah menyiapkan tiga opsi dalam Rapat Umum Pemegang Saham pada 31 Januari mendatang.

“Kalau sampai RUPS belum selesai, klub bisa tanpa pemain asing. Opsi kedua pembatasan pemain yang didaftarkan. Yang terakhir tak boleh mengikuti kompetisi,” terang Sekretaris PT LI Tigor Shalom Boboy, saat ditemui di PSSI, Rabu (21/1).

Hingga kini, Persebaya masih menunggak gaji selama empat bulan dan proyeksi keuangan masih minim. Sementara, Persija menunggak gaji pemain lebih besar dari kontribusi komersial serta proyeksi keuangan yang tak logis. Sedangkan PSM menunggak gaji selama tiga bulan serta kepengurusan legalitas PT PSM belum beres.


Masalah klub-klub itu nantinya tidak akan berlanjut dibicarakan ke RUPS. Syaratnya, semua syarat yang kurang bisa dipenuhi sebelum 31 Januari. Tigor menilai, sampai hari ini belum ada klub yang berusaha memenuhi persyaratan itu. (jpnn/ps)