Madrid Gagal Patahkan Kutukan Dalam 22 Tahun

Ronaldo menunjukkan ekspresi kekecewaannya kalah Madrid ditahan imbang 2-2 oleh Atletico Madird, Jumat (16/1) dinihari.
Ronaldo menunjukkan ekspresi kekecewaannya kalah Madrid ditahan imbang 2-2 oleh Atletico Madird, Jumat (16/1) dinihari.
Ronaldo menunjukkan ekspresi kekecewaannya kala Real Madrid ditahan imbang 2-2 oleh Atletico Madird, Jumat (16/1) dinihari.

POJOKSATU – Real Madrid menelan kekecewan ganda setelah disingkirkan Atletico Madrid pada babak 16 besar Copa Del Rey 2014/2015. Di satu sisi, Madrid gagal mempertahankan gelarnya.

Di sisi lain, Madrid juga tak berhasil mematahkan kutukan yang sudah bertahan selama 22 tahun. Kali terakhir Madrid mampu lolos ke babak selanjutnya setelah tertinggal dua gol pada leg pertama ialah saat menghadapi Mallorca pada 1993 silam.

“Kami harus menganalisa permainan ini serta kesalahan yang kami lakukan. Pada 60 menit pertama, semuanya berjalan luar biasa,” terang pelatih Madrid, Carlo Ancelotti di laman AS, Jumat (16/1).

Pelatih berjuluk Don Carlo itu juga mengkritisi beberapa blunder yang dilakukan anak asuhnya. Salah satunya ialah saat Sergio Ramos melakukan kesalahan atas gol kedua Atletico.


“Kami membuat kesalahan yang biasanya tak kami lakukan. Saya pikir, kami tak seharusnya melakukan kesalahan seperti itu. Sangat sulit bermain melawan lini tengah Atletico,” tegas Ancelotti. (jos/jpnn)