Bony Tinggal Menghitung Hari

Wilfried Bony
Wilfried Bony

POJOKSATU- Upaya Manchester City untuk menggaet Wilfried Bony dari Swansea City bakal terealisasi.  Bahkan, sejumlah media Inggris mengklaim kalau kesepakatan itu akan terwujud dalam beberapa hari ke depan.  Bony sendiri sebetulnya baru saja menanda tangani perpanjangan kontrak dengan Swansea hingga 2018 pada Desember lalu.  Fakta ini pula yang mendongkrak nilai jual bomber 26 tahun tersebut.

Rumor yang beredar, City harus mengeluarkan anggaran sebesar GBP 30 juta (sekitar Rp 576 miliar)  untuk memboyong bomber timnas Pantai Gading ini.  Banderol tersebut jelas membuat Swansea untung besar.  Pasalnya,  saat memboyong Bony dari Vitesse Arnhem pada 2013, Swansea hanya mengeluarkan dana sebesar GBP 14 juta (sekitar Rp 269 miliar).

Bony sendiri sangat antusias untuk bisa bergabung dengan City.  Namun, Bony yang harus membela negaranya di ajang Piala Afrika 2015, mengaku kalau persoalan transfer tengah diurus oleh agennya, Francis Kacou.  Sementara, dia sendiri hanya ingin fokus di Piala Afrika yang akan berlangsung mulai 17 Januari mendatang.

“Pembicaraan masih terus berlangsung. Saya sendiri akan memperkuat negara saya di Piala Afrika dan saya hanya ingin fokus pada hal tersebut,” papar Bony kepada Daily Express saat hendak bertolak ke Abu Dhabi untuk menjalani kamp bersama timnas Pantai Gading kemarin.
Bony menilai, tawaran yang diajukan City sangat menarik.  Apalagi, dia juga ingin tampil di Liga Champions.
“Kenapa tidak ? Semua pemain ingin tampil di Liga Champions dan Piala Dunia.  Itu adalah impian semua pemain,” tandasnya.


“Ketika Anda mendapat kesempatan, kadang itu terwujud kadang pula tidak.  Yang jelas, saya hanya bicara dari hari ke hari.  Untuk hari ini (kemarin), saya hanya fokus pada timnas,” timpalnya.
Kacou selaku agen Bony menambahkan, bahwa kans City memang paling besar untuk mendapatkan kliennya.  Selain City, Chelsea dan Liverpool juga berminat merekrut pemain yang sudah menyumbang 34 gol buat Swansea itu.  Tapi, tawaran City dinilai paling menarik.

“Kami berharap kesepakatan itu segera terwujud. Memang, sempat ada pembicaraan dengan tim lain.  Namun, saat ini kami hanya berbicara dengan City,” papar Kacou kepada Mirror.

Kacou membeberkan bahwa ada beberapa persoalan finansial yang harus dituntaskan untuk menyelesaikan transfer Bony.  Salah satunya adalah menyiasati regulasi Financial Fair Play (FFP).  Regulasi yang dikeluarkan UEFA untuk membatasi anggaran belanja klub-klub Eropa itu menegaskan, bahwa City tak boleh menghabiskan anggaran lebih dari GBP 49 juta (sekitar Rp 941 miliar) selama dua periode bursa musim ini.  Solusinya, City harus menjual salah satu bintang mereka jika ingin menggaet Bony.

“Saya juga akan terbang ke Abu Dhabi untuk mendampingi Bony.  Saya berharap kesepakatan segera terwujud dalam beberapa hari,” timpal Kacou.
Sementara itu, Swansea sudah menyiapkan Aleksandar Mitrovic sebagai pengganti Bony.  Swansea harus mengeluarkan dana sebesar GBP 15 juta untuk merekrut bomber Anderlecht tersebut. (bas)