Ancelotti Terburuk di Derby Madrid

Carlo Ancelotti
Carlo Ancelotti

POJOKSATU- Carlo Ancelotti boleh saja memegang rekor sebagai pelatih dengan rentetan kemenangan terpanjang dalam sejarah Real Madrid. Namun statistik pelatih asal Italia tersebut sangat buruk dalam laga derby melawan Atletico Madrid.

Kekalahan 0-2 dalam leg pertama babak 16 besar Copa del Rey di Vicente Calderon dini hari kemarin bagi Real, adalah yang ketiga secara beruntun. Ancelotti adalah pelatih pertama dalam sejarah Real yang mengalami rentetan kekalahan serial sampai tiga kali melawan Atletico.

Kekalahan pertama lahir dalam leg kedua Supercopa de Espana alias Piala Super Spanyol pada 22 Agustus lalu di Calderon. Gol tunggal striker yang baru dibeli dari Bayern Muenchen Mario Mandzukic menumbangkan Real dengan skor 1-0.

Derby selanjutnya terjadi pada jornada ketiga Liga Primera. Menjamu Atletico di Santiago Bernabeu, Real kalah 1-2. Gol Tiago dan Arda Turan sukses menumbangkan Los Blancos. Satu-satunya gol Real lahir dari Cristiano Ronaldo.


Sejak kekalahan tersebut, Real bangkit dan terus memenangkan pertandingan sampai 22 kali di semua ajang. Hingga akhirnya, Real tumbang di Mestalla melawan Valencia, 1-2 (4/1), dan Atletico pada Copa del Reay.

Sebaliknya, catatan rentetan tiga kemenangan ini menjadi pencapaian hebat bagi Diego Simeone. El Cholo melampaui pelatih legendaris yang juga berasal dari Argentina, Helenio Herrera.

Ketika Il Mago (Sang Penyihir)”julukan Herrera”melatih Atletico pada 1951 dia pernah menumbangkan Real dua kali. Saat itu, Herrera mengehentikan rentetan sepuluh kemenangan beruntun Real.

Secara total, Simeone menang empat kali melawan Ancelotti dalam sembilan laga. Ancelotti menang tiga kali, sedangkan dua lainnya berakhir imbang.

“Ateltico adalah tim yang terorganisasi dengan baik dalam bertahan. Mereka bekerja dalam sebuah unit yang utuh. Pemain kami bermain baik dan tidak banyak melakukan kesalahan. Namun, memang sulit untuk menundukkan mereka,” ucap Ancelotti kepada situs resmi klub. (nur)