Prahara Barca: Zubizarreta Ditendang, Puyol Mundur, Messi dan Enrique Cekcok

Lionel Messi (kiri), bersitegang dengan Luis Enrique (kanan). Foto: dok.jpnn
Lionel Messi (kiri), bersitegang dengan Luis Enrique (kanan). Foto: dok.jpnn
Lionel Messi (kiri), bersitegang dengan Luis Enrique (kanan). Foto: dok.jpnn.

POJOKSATU – Kekalahan Barcelona atas Real Sociedad berbuntut panjang di internal klub Raksasa Catalan. Secara tak langsung, derita lewat skor 0-1 itu membuat Direktur Sepakbola Barcelona, Andoni Zubizarreta ditendang dari posisinya. Tak hanya itu, asisten Zubizarreta, Carles Puyol mundur, dan terbaru, Lionel Messi disebut bersitegang dengan pelatih Luis Enrique.

Dilansir dari AS, yang juga mengutip Mundo Deportivo, Senin (5/1) waktu setempat, Messi dan Enrique terlibat konfrontasi sebelum dan sesudah laga melawan Sociedad.

Sebelum kalah dari Sociedad; Messi dan Enrique bertengkar saat latihan perdana tim di tahun baru. Messi tak senang dengan keputusan Enrique ketika sesi game, yang terkesan membiarkan Messi dilanggar rekan setim.

Setelah kalah dari Sociedad; Messi kesal di ruang ganti karena dibangkucadangkan dalam laga itu, dan sempat dituntut membawa perubahan saat diturunkan di babak kedua.


Perselisihan dua aktor utama di skuat Barca ini membuat gejolak internal tim kian mengemuka. Betapa tidak, berita itu menambah kekalutan tim.

Tak sampai 24 jam setelah ditaklukkan Sociedad, Barca secara resmi memberhentikan Andoni Zubizarreta. Di situs resminya, Barca memutuskan mengakhiri kontrak dan berterima kasih atas apa yang sudah diperbuat legenda Barca itu.

“Presiden FC Barcelona Josep Maria Bartomeu telah memutuskan untuk mengakhiri kontrak dari direktur sepakbola klub Andoni Zubizarreta. Presiden, atas nama klub, berterima kasih kepada Andoni Zubizarreta atas kontribusinya, dedikasinya, dan profesionalismenya dalam empat tahun terakhir atas perannya sebagai kepala di area klub.”

Zubizarreta memang sudah di ujung tanduk sejak lama. Presiden Bartomeu disebut sudah tak percaya lagi dengan mantan kiper legendaris Spanyol itu. Sanksi transfer yang harus didapatkan Barca dilimpahkan kepada Zubizarreta. Kegagalan pembangunan tim dan kurang berkelasnya rekrutan baru Barca musim ini, juga dibebankan kepada Zubizarreta.

Usai menendang Zubizarreta, Barca ditinggal Carles Puyol, si asisten. Di halaman facebook-nya, Puyol tak menyebut dia mundur karena Zubizarreta diberhentikan, namun kesan tak puas tersirat saat Puyol menyebut ingin merasakan hal yang berbeda dan berharap bisa kembali ke Barca suatu saat nanti.

“Selama tiga setengah bulan ini, saya telah diberikan kesempatan untuk merasakan pengalaman berbeda di klub ini. Sekarang, saya ingin merasakan hal berbeda lainnya di tempat yang berbeda pula. Saya ingin berkembang. Saya berharap bisa kembali ke rumah ini suatu saat nanti di masa depan,” kata Puyol.

Hingga saat ini, Barca belum merilis pengganti Zubizarreta dan Puyol. Enrique dan Messi pun belum memberi komentar atas konfrontasi mereka. (adk/jpnn)