Liverpudlian Rela Menunggu 3 Jam di Bandara SMB II

Liverpudlian Rela Menunggu 3 Jam di Bandara SMB II. Foto Sumatera Ekspres/JPNN.com
Liverpudlian Rela Menunggu 3 Jam di Bandara SMB II. Foto Sumatera Ekspres/JPNN.com

POJOKSATU – You Are Never Walk Alone. Itulah slogan yang sangat familiar bagi Liverpudlian –sebutan suporter Liverpool– saat masuk ke Stadion Anfield, markas Liverpool. Seluruh suporter Liverpool seluruh dunia selalu mengiringi perjalanan para pemain The Reds sebutan Liverpool.

Hal tersebut juga terjadi saat saat Liverpool U-18 yang akan bertanding di Frenz International Cup 3-17 Januari 2015 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring. Kedatangan pemain Liverpool junior ini disambut hangat oleh oleh Big Reds Regional Palembang–sebutan suporter Liverpool. Mereka bahkan sudah menunggu di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, pukul 17.30 WIB, demi melihat para penggawa masa depan Liverpool ini.

Setelah pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 116 tiba sekitar pukul 19.30 WIB tiba, para Big Reds dengan antusias menyambut mereka. Saat keluar menuju bis sekitar pukul 20.30 WIB, para pemain Liverpool disambut dengan nyanyian You Are Never Walk Alone lengkap dengan bendera dan atribut Liverpool.

Sambutan hangat tersebut mendapatkan respon dengan baik oleh Liverpool. Meski dalam keadaan capek karena melakukan penerbangan jarak jauh dari Inggris, para pemain menyempatkan foto bersama dengan Big Reds Palembang.


“Kami sangat senang dengan kehadiran Liverpool meski yang datang pemain junior ke Palembang. Ini merupakan sejarah besar bagi kami dan tidak mungkin akan terulang kembali moment seperti ini dalam 20 tahun ke depan,” ujar Vedi Wakorlip Big Reds Regional Palembang kepada Sumatera Ekspres (Grup JPNN.com).

Big Reds Palembang memang tidak begitu banyak di Palembang hanya sekitar 100 orang. Namun meski demikian, Vedi tidak akan mengecewakan Liverpool dengan memberikan dukungan dan semangat kepada Liverpool saat hadapi Frenz United Indonesia pada laga perdana grup A di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring pukul 15.30 WIB.

“Selain dari Big Reds Palembang, kami juga kedatangan Big Reds dari Lahat, Bengkulu, dan Bangka yang berjumlah 30 orang. Kami akan total memberikan dukungan dari tribun utara Stadion Gelora Sriwijaya dan akan terus menyertai Liverpool selama menjalani laga penyisihan,” lanjut Vedi.

Sementara itu Steve Mcmahon legenda Liverpool yang juga menjadi adviser turnamen Frenz International Cup mengatakan Liverpool menjadi tim terakhir yang datang ke Palembang. Itu berarti hanya semalam saja melakukan recovery usai menjalani penerbangan yang melelahkan dari London. “Ini menjadi risiko tim kami. Recovery sangat singkat dan tentu masih mengalami jetlag. Meski demikian kami tetap profesional dan akan memberikan permainan terbaik,” ujar Steve McMahon.

Mantan pemain timnas Inggris ini juga berharap animo masyarakat Palembang tetap tinggi memberikan dukungan kepada para pemain yang bertanding. “Ini akan menjadi kebanggaan melihat pemain junior terbaik dari klub-klub hebat. Mereka inilah yang akan menjadi bintang masa depan klub masing-masing kelak,” harap mantan pemain Tottenham Hotspur dan Manchester City ini. (nan/ce1/jpnn)