Preview Liverpool vs Arsenal : Ambisi Menang Telak Lagi

Pemain Arsenal Santi Cazorla (kanan) mencoba merebut bola dari Steven Gerrard. Foto: dok.jpnn
Pemain Arsenal Santi Cazorla (kanan) mencoba merebut bola dari Steven Gerrard. Foto: dok.jpnn
Pemain Arsenal Santi Cazorla (kanan) mencoba merebut bola dari Steven Gerrard. Foto: dok.jpnn.

POJOKSATU – Tidak mudah mengalahkan Arsenal. Apalagi dengan skor besar. Namun, Liverpool melakukannya musim lalu. The Reds — julukan Liverpool — menggebuk Arsenal dengan skor telak 5-1 di Anfield. Hasil itu menghentikan rekor tidak pernah menang Liverpool atas Arsenal di kandang sendiri sejak musim 2008.

Pertanyaannya, mampukah Liverpool mengulang sukses itu malam ini? Tuan rumah butuh menang untuk mendongkrak motivasi paska kekalahan 0-3 di kandang Manchester United. Setelah gagal menang dalam tiga laga, Liverpool akhirnya kembali ke trek positif usai membekap Bournemouth dengan skor 1-3 pada perempat final Piala Liga Inggris (17/2).

Memang, Bournemouth “hanyalah” tim dari Championship, alias kompetisi kasta kedua Liga Inggris. Tetapi, tetap saja kemenangan adalah hal yang sangat berharga. Apalagi victory tersebut membuat Steven Gerrard dkk melaju ke semifinal.

Manajer Liverpool Brendan Rodgers tampaknya akan terus menggunakan formasi 3-4-3. Tiga pemain di lini depan akan ditempati oleh Raheem Sterling, Adam Lallana, dan Philippe Coutinho.


“Jika Anda melihat tim ini saat melawan Bournemouth, Anda akan melihat kalau kami memiliki kecepatan di lini tengah,” ucap Rodgers sebagaimana dilansir The Guardian.

“Skema ini akan membuat Anda bisa melakukan pressing dengan baik. Artinya, Anda akan menjadi lebih agresif dan memberikan lebih banyak peluang mencetak gol jika kami bisa memenangi posisi bola,” imbuh pelatih berusia 41 tahun tersebut.

Rodgers sendiri terlihat rileks setelah kemenangan itu. Padahal, paska kekalahan melawan United, santer rumor yang mengatakan bahwa dia akan dipecat. Hasil buruk di Old Trafford merupakan salah satu titik nadir karena sebelumnya Liverpool gagal melangkah ke babak 16 besar Liga Champions.

Secara umum, catatan Liverpool melawan Arsenal tidak mengesankan. Dalam 14 pertandingan terakhir, tim asal Merseyside tersebut hanya menang dua kali. Tetapi, rekor tersebut seolah dilupakan karena kemenangan 5-1 di Anfield musim lalu. Masih jelas terbayang dalam benak Rodgers keganasan timnya yang mencetak empat gol hanya dalam tempo 20 menit.

“Arsenal adalah tim papan atas dengan barisan pemain yang luar biasa. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami. Namun, memori musim lalu diakui menambah motivasi bagi kami,” katanya.

The Reds tidak akan diperkuat striker Mario Balotelli. Pemain asal Italia tersebut diskorsing satu petandingan plus denda 25 ribu euro atau sekitar Rp 318 juta karena memposting gambar yang menjurus pada rasisme di akun Instagram-nya bulan lalu.

Selain Balotelli, bek tengah Dejan Lovren dan full back kanan Glen Johnson (keduanya cedera kunci paha) juga diragukan tampil. Begitu juga dengan Joe Allen yang masih tidak fit. Sementara itu, Daniel Sturridge masih juga belum bisa tampil karena masih berkutat dengan cedera paha.

Di sisi lain, performa Arsenal juga naik turun. Setelah kalah 2-3 melawan Stoke, The Gunners bangkit dengan kemenangan back-to-back 4-1 melawan Galatasaray di matchday terakhir penyisihan grup Liga Champions dan Newcastle United di Premier League.

Arsenal kehilangan besar di lini tengah menyusul absennya Aaron Ramsey yang menderita cedera hamstring. Sedangkan Jack Wilshere dan Mesut Oezil masih belum bisa bermain karena cedera engkel dan lutut. Begitu juga dengan Theo Walcott yang masih berkutat dengan permasalahan pada kunci pahanya. Tumbangnya Rambo — julukan Ramsey — membuat Manajer Arsenal Arsene Wenger benar-benar panik. Pelatih asal Prancis itu menganggap Arsenal masuk dalam periode yang menakutkan.

“Pemain kami banyak yang bertumbangan. Sampai-sampai ada anggapan bahwa udara dingin Inggris gampang membuat pemain cedera. Kami memasuki masa panik dan kami berusaha untuk melewatinya sekarang melawan Liverpool,” kata Wenger kepada The Independent. (nur/ca)