Paus Doakan Santo Juara

Paus Fransiskus. Foto: AFP
Paus Fransiskus. Foto: AFP
Paus Fransiskus. Foto: AFP

POJOKSATU – Sejak dinobatkan menjadi Paus pada Maret 2013, pemimpin tertinggi umat Katolik Paus Fransiskus seolah membawa keberuntungan bagi San Lorenzo. Satu demi satu gelar diraih klub raksasa Argentina tersebut.

Mario Yepes dkk berhasil memeluk juara Primera Division Argentina 2013 plus kampiun Copa Libertadores 2014. Itu adalah gelar kontinental pertama bagi Santo, julukan San Lorenzo.

Sebagai tanda penghormatan, seluruh skuat San Lorenzo terbang ke Vatikan untuk mengucapkan terima kasih langsung kepada Paus. Tidak lupa, dua trofi bergengsi itu juga dibawa serta.

Bukan rahasia lagi bahwa sang Paus memang fans San Lorenzo. Sejak muda, Paus Fransiskus yang lahir di Flores, Buenos Aires, itu, menjadi pendukung fanatic klub dengan warna kebesaran merah dan biru itu. Padahal di ibu kota Argentina tersebut terdapat banyak klub papan atas seperti Argentinos Juniors, Boca Juniors, Velez Sarsfield, dan River Plate.


Saking dekatnya hubungan Paus dengan San Lorenzo, stadion baru San Lorenzo yang akan dioperasikan tahun depan bakal diberi nama “Paus Fransiskus,”. Tokoh agama terkemuka dunia berusia 78 tahun tersebut tahu bahwa tim pujaannya itu lolos ke final Piala Dunia Antarklub dan akan menantang juara Liga Champions Real Madrid. Paus mendoakan klubnya mendapatkan hasil sebaik-baiknya.

“Kabar yang sangat bagus mereka ke final. Saya berharap mereka menjadi juara,” ucap Paus sebagaimana dilansir Clarin.

“Bagi saya, San Lorenzo adalah keluarga. Ayah saya bermain di tim basket mereka. Saya ingat sekali tim tahun 1946, sebuah tim yang sangat brilian. Saya hidup dalam suka cita waktu itu,” imbuh Paus.

Fans terkenal San Lorenzo lain yang memberikan dukungan adalah aktor Hollywood kelahiran New York, Viggo Mortensen. Pria yang melejit namanya ketika memerankan Raja Aragorn dalam film trilogi box office The Lord of the Rings itu yakin San Lorenzo bisa menjadi juara.

“Banyak yang bilang mereka (Real Madrid) akan membantai kami. Namun, saya katakan bahwa kami akan mengalahkan mereka. Tidak ada yang mustahil,” ucap Mortensen kepada Marca.

“Orang yang paham sepak bola mungkin menganggap saya sinting. Namun, bisa ke final sebetulnya lebih sulit daripada final itu sendiri. Saya yakin kami akan menang,” tutur pria yang juga mendeklarasikan diri sebagai fans Norwich City, Besiktas, dan timnas Denmark tersebut. (nur/ca)