Lamaran di Jakarta, Gilang Absen Bela Arema

Gilang Ginarsa. Foto: Istimewa
Gilang Ginarsa. Foto: Istimewa
Gilang Ginarsa. Foto: Istimewa

POJOKSATU – Gilang Ginarsa tidak terlihat dalam sesi latihan pagi kemarin. Defender muda yang dipertahankan Arema Cronus musim depan itu, bukannya menghilang dari latihan tanpa alasan. Dari keterangan pelatih Arema, Suharno, Gilang izin pulang ke kampung halaman Jakarta, untuk melamar pacarnya, Nurma Anindita.

“Gilang meminta izin pulang ke Jakarta untuk beberapa hari. Dia persiapan melamar pacarnya. Dia sudah izin tim pelatih dan manajemen. Karena kita sedang persiapan tim, kita berikan waktu yang tidak lama untuk izin,” kata Suharno, kepada Malang Post (Grup JPNN.com), kemarin.

Gilang mungkin ikut terpengaruh virus dari Samsul Arif Munip yang baru saja melancarkan akad nikah. Meski demikian, tim pelatih tetap memberikan kesempatan bagi Gilang untuk membangun komitmen berumah tangga. Apalagi, tampaknya baru kali ini Gilang izin absen latihan Arema, sepanjang karirnya bersama Singo Edan.

Dengan absennya Gilang, tim pelatih semakin kehilangan pemain belakang. Setelah Purwaka Yudhi yang umroh dan Victor Igbonefo yang tak kunjung kembali ke latihan, kini giliran Gilang Ginarsa yang meninggalkan lini belakang Arema untuk sementara waktu.


Praktis, hanya tersisa Oky Derry dan Suroso yang memperkuat pertahanan Arema. Kondisi ini akan berjalan hingga pertandingan lawan UiTM FC. Arema bakal bermasalah di sisi pertahanan. Kemungkinan besar, Juan Revi yang bakal menjadi pilihan sementara.

Pasalnya, Revi juga sempat jadi stopper bersama Suroso ketika menghadapi PS UMM di Stadion Kanjuruhan, Rabu lalu. Naluri bertahan Revi cukup bagus untuk melapisi pertahanan Arema sepeninggal Purwaka Yudhi. Beruntung juga, Suroso punya pengalaman sebagai defender, sehingga absennya Gilang tidak mengurangi kekuatan pertahanan Arema.

Suharno memberi ucapan selamat buat Gilang yang akan segera mengakhiri masa lajang.

“Selamat buat Gilang, semoga acara lamarannya berjalan lancar dan bisa berlanjut ke jenjang pernikahan, secepatnya,” tutup Suharno.(fin/jpnn)