Timnas U-17 vs Frenz United, Ujian Akhir Garuda Muda

SEMPAT GROGI: Selebrasi pemain Timnas U-17 Eriyanto usai menjebol gawang Singapura saat uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (8/12) lalu.
SEMPAT GROGI: Selebrasi pemain Timnas U-17 Eriyanto usai menjebol gawang Singapura saat uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (8/12) lalu.
SEMPAT GROGI: Selebrasi pemain Timnas U-17 Eriyanto usai menjebol gawang Singapura saat uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (8/12) lalu.

POJOKSATU-Timnas U-17 proyeksi Piala AFF U-19 2015 tak mau tertinggal dengan juniornya Timnas U-14 dalam urusan menjalani uji coba. Mereka juga mengejar dua kali uji coba melawan tim berlevel internasional pada Desember ini.

Setelah menang melawan Singapura 1-0 Senin (8/12) lalu, skuad Garuda Muda akan menghadapi skuad Frenz United Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), nanti sore.

“Ada tawaran dan kami memang butuh banyak uji coba, apalagi tim Frenz ini juga tim yang sudah dipersiapkan lama. Jadi ada lawan berkualitas untuk tim kami,” kata pelatih kepala Timnas U-17 Fachry Husaini, usai latihan, kemarin (9/12).

Menghadapi tim Frenz, Fachry memastikan bakal melakukan rotasi pemain. Dia akan menurunkan pemain-pemain yang sebelumnya belum ditampilkan saat meraih kemenangan melawan Singapura lalu.


Perubahan akan dilakukan hampir di semua lini, karena dia memang ingin melihat performa pemain-pemainnya secara menyeluruh. Dalam laga perdana, dari 33 pemain yang ada, baru 20 pemain yang sempat dimainkan.

“Kami beri kesempatan semua pemain. Kami ingin mereka mendapatkan pengalaman yang sama dalam uji coba internasional,” ungkapnya.

Untuk formasi, Fachry menyebut memiliki beberapa alternatif. Tapi, untuk laga hari ini, dia kemungkinan tak mengubah pola main 4-3-3, seperti yang ditampilkan pemainnya di laga uji coba internasional perdana mereka.

Namun, formasi itu bisa bertransformasi ke formasi lain jika memang di dalam pertandingan dibutuhkan perubahan. Yang terpenting, lanjut Fachry, pemainnya bisa tenang dan menguasai permainan.

“Kami ingin pemain lebih baik dari laga sebelumnya. Saat lawan Singapura di babak pertama kami main kurang, di babak kedua baru mainnya lebih dominan. Saya ingin pemain bisa konsisten,” ucapnya.

Sementara itu, Pelatih Kepala Frenz United Zahid Hasyim menuturkan bahwa laga ini menjadi pertandingan persiapan sebelum tampil di Frenz Internaional Cup 2015, Januari 2015 nanti. Dia mengaku telah melihat permainan Indonesia saat menang lawan Singapura.

“Friendly ini untuk evaluasi sebelum bermain di FIC nanti. Indonesia main bagus, pemain juga cepat. Ini pertandingan yang menguntungkan untuk kedua tim yang memang sedang persiapan,” ungkapnya. (aam/jpnn)